BALIEXPRESS.ID- Ledakan terjadi di sebuah pabrik tahu di Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (31/1/2026)
Peristiwa sekitar pukul 06.30 WIB itu mengakibatkan satu orang pekerja tewas di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Muhammad Ridwan, 46, warga Desa Wajak, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.
Saat kejadian, korban yang bertugas sebagai operator tengah menyalakan tungku ketel berbahan bakar kayu untuk proses produksi tahu. Namun, ketel tersebut tiba-tiba meledak.
Akibat ledakan tersebut, korban terpental sejauh beberapa meter dan meninggal dunia di tempat.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar, Kota Malang, dan direncanakan akan dilakukan visum untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga ledakan dipicu oleh tekanan uap dan suhu panas berlebih di dalam ketel.
Kondisi tersebut menyebabkan ketel tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya meledak.
Kepolisian Resor (Polres) Malang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kejadian tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar mengatakan, penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman dan koordinasi lanjutan guna mengetahui penyebab pasti kejadian ini. Saat ini fokus kami adalah penanganan tempat kejadian perkara dan kelengkapan administrasi penyelidikan,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, personel Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Polres Malang bersama Polsek Pakisaji telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan lanjutan. (*)
Editor : I Made Mertawan