Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Beton Rumah Ambruk, Pria Difabel Tewas Tertimpa Reruntuhan Balkon: Kronologinya Sempat Simpang Siur

Putu Mita Damayanti • Selasa, 8 April 2025 | 22:41 WIB
DIEVAKUASI : Petugas gabungan membawa mayat korban tertimpa tembok rumah, Achmad Farid Solihuddin menuju ambulans untuk dibawa ke RSUD dr Soeotomo Surabaya.
DIEVAKUASI : Petugas gabungan membawa mayat korban tertimpa tembok rumah, Achmad Farid Solihuddin menuju ambulans untuk dibawa ke RSUD dr Soeotomo Surabaya.

BALIEXPRESS.ID - Sebuah insiden memilukan terjadi di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Putat Jaya, Sawahan, Kota Surabaya, Selasa (8/4) sekitar pukul 10.56 WIB.

Seorang pria difabel bernama Achmad Farid Solihuddin (34) meregang nyawa setelah tertimpa reruntuhan balkon lantai dua rumahnya.

Korban yang merupakan warga Kupang Gunung Barat VII B itu diketahui sedang berada di lantai dua rumahnya yang bersebelahan langsung dengan Pasar Kupang Gunung.

Saat sedang beristirahat di area balkon, bangunan beton tempat ia berada tiba-tiba ambruk dan menjatuhkan tubuhnya ke bawah, sebelum akhirnya tertimpa reruntuhan yang sama.

Kepala Unit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Agus Tri Subagjo, mengungkapkan kronologi singkat insiden ini.

"Korban tertimpa balkon beton yang ambruk. Sempat ada pergerakan dan ditangani Tim Medis TGC, tapi tidak tertolong dan meninggal dunia," jelasnya.

Polisi bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya balkon tersebut.

Sementara itu, jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Soetomo untuk visum.

“Balkon lantai dua rumah terasan yang ambruk itu ketinggian sekitar 3,5 meter. Jadi bukan pasar, tapi balkon rumah sebelah pasar,” tegas Agus meluruskan informasi yang sempat simpang siur.

 Baca Juga: WNA Belanda Tewas di Padangbai, Ditemukan Dokter Pribadi di Kamar Rumah: Ini Dugaan Penyebabnya

Keterangan tambahan juga diberikan oleh Buyung Hidayat, kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya. Ia menekankan bahwa korban bukan tertimpa bangunan pasar.

“Jadi bukan ditimpa tembok bangunan yang roboh, tapi yang bersangkutan ada di lantai dua jatuh dan ditimpa reruntuhan balkon rumah korban yang ada di samping pasar,” ujarnya.

Tim reaksi cepat BPBD langsung diterjunkan begitu laporan diterima.

Proses evakuasi pun berlangsung selama hampir satu jam dan dinyatakan selesai sekitar pukul 11.30 WIB.

Jenazah korban kini telah berada di RSUD dr Soetomo untuk penanganan lebih lanjut. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#difabel #tewas #ambruk #Tertimpa #pria #beton #balkon #reruntuhan #rumah