SEMARAPURA, BALI EXPRESS– KPU Bali telah mengumumkan daftar calon sementara (DCS) untuk DPRD Bali pada Pemilu 2024 mendatang.
Untuk daerah pemilihan (Dapil) Bali 8 yang meliputi Kabupaten Klungkung, dari calon PDIP tidak ada nama Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati yang saat ini masih duduk di DPRD Bali.
Sebagai gantinya, muncul nama Tjokorda Istri Agung Putri Gitaloka yang mengisi kuota perempuan untuk bertarung merebut kursi DPRD Bali. Cok Gita- sapaan akrab Tjokorda Istri Agung Putri Gitaloka baru berusia 22 tahun.
Cok Gita mendapat nomor urut tiga di bawah Tjokorda Gede Agung yang merupakan incumbent dan I Nyoman Suwirta yang saat ini menjabat bupati Klungkung.
Cok Gita terbilang orang baru di PDIP. Ia baru bergabung 2022 lalu. Sebelumnya ia belum pernah berkecimpung di partai politik (parpol).
Meskipun baru bergabung dengan partai besutan Megawati Soekarnoputri pada tahun lalu, Cok Gita mengaku memang lahir dari keluarga yang bergelut di dunia politik.
Sang ayah, Tjokorda Bagus Oka memang pernah berkecimpung langsung di dunia politik. Tjokorda Bagus Oka dua kali menjadi calon bupati Klungkung. Namun gagal.
Selain itu, panglingsirnya di Puri Klungkung juga merupakan tokoh politik pada zaman dulu.
Cok Gita kerap mendengar dari keluarganya yang bergelut di politik tentang bagaimana cerita perjuangan di masa lalu kepada rakyat.
“Sebagai anak cucu, memiliki visi dan misi yang sama dengan beliau (keluarga yang bergelut di politik). Saya juga sebagai anak muda di puri ingin menjadi penghubung antara puri dengan masyarakat,” ujar Cok Gita Sabtu 19 Agustus 2023.
Pada Pemilu 2024, namanya sudah tercantum dalam DCS DPRD Bali Dapil Klungkung. Bersanding dengan nama-nama besar yang sudah berpengalaman di dunia politik.
Ia mengaku tidak gentar dan tetap optimis untuk bisa meraih suara. “Saya berterima kasih atas kesempatan yang diberikan, karena dengan ini saya memiliki pengalaman untuk melihat cara berpolitik senior partai, seperti diketahui Bapak I Nyoman Suwirta merupakan Bupati Klungkung dan Pak Tjok Agung juga pernah menjadi Wakil Bupati dan Bupati Klungkung,” paparnya.
Dara yang baru usai menyelesaikan studinya ini tidak mau dianggap sebagai calon pelengkap saja, karena ia juga ingin berjuang semaksimal mungkin dalam Pemilu 2024.
“Saya tidak mau dianggap sebagai pelengkap saja, saya juga akan bergerak bagaimana nanti kedepan supaya bisa menambah suara partai,” terang alumni SMAN 1 Semarapura itu.
Sebagai anak muda, dirinya ingin memanfaatkan kesempatan untuk meraup suara di kalangan generasi milenial dan lainnya.
“Ini bukan persaingan di internal, tapi bagaimana bisa membesarkan partai, dilihat dari suara partainya,” pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan