Melalui akun media sosial X (Twitter) @GunRomli, Rabu (15/11) menyebut pengundian nomor urut pasangan calon capres dan cawapres sangat pas jika dikaitkan dengan Pancasila dan pengalaman-pengalaman paslon itu sendiri.
“Aneh tapi nyata pesan semesta sesuai nomor urut Paslon sangat pas jika dikaitkan dengan Pancasila dan pengalaman-pengalaman paslon itu sendiri,” cuitnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pengundian nomor urut peserta Pilpres 2024. Pengundian nomor urut itu dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Hasyim Asy'ari di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).
Pasangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendapat kesempatan pertama, untuk mengambil nomor urut. Sementara untuk pasangan calon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapat kesempatan kedua untuk mengambil nomor urut, dan ketiga yaitu pasangan calon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Setelah ketiga pasangan capres-cawapres melakukan pengundian nomor urut, pasangan Anies-Cak Imin mendapat nomor urut 1, kemudian Prabowo-Gibran nomor urut 2 dan Ganjar-Mahfud mendapat nomor 3.
Baca Juga: Terima Setoran Jutaan, Pegawai Imigrasi Rai Bali Dijebloskan ke LP Kerobokan Tengah Malam
Lebih lanjut, mantan kader Partai Solidaritas Indonesia itu menyebut bahwa paslon nomor urut 1 yakni Anies-Cak Imin dikaitkan dengan sila pertama yaitu Ketuhan Yang Maha Esa. Hal ini mengingatkan pada peristiwa Pilkada DKI 2017 di mana politik identitas agama dimainkan.
“Prabowo sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Mengingatkan kita pada tragedy 98, penculikan aktivis, pemerkosaan dan pembunuhan yang sangat biadab dan tanpa kemanusiaan,” imbuhnya.
Sementara itu Ganjar Pranowo yang mendapat nomor urut 3 dikaitkan dengan sila ketiga yakni Persatuan Indonesia.
“Ganjar selalu menjunjung tinggi dan menjaga persatuan dengan semangat Bhineka Tunggal Ika agar Indonesia selalu rukun, damai dan penuh kasih sayang,” cuitnya.
Baca Juga: 10 Fitur Tersembunyi pada Smartphone Samsung yang Wajib Diketahui
Sontak unggahan itu pun memantik pro dan kontra komentar warganet. Ada yang menyebut bahwa bahwa Guntur Romli merupakan buzzer yang selalu menjelekkan paslon lain.
“Memang betul buzzer Ganjar satu ini suka menjelekkan paslon 1 dan 2 dengan cocokloginya bukan berdasarkan fakta di lapangan, ga calonnya ga buzzernya sama-sama baper kalo dikata-katain,” komentar akun @promotheus03.
Editor : Wiwin Meliana