Dalam video yang beredar, Zulkifli Hasan terlihat sedang menghadiri sebuah acara sebagai Menteri Perdagangan. Dia menyampaikan bahwa saat ini tidak ada lagi yang mengucapkan "Aamiin" saat melaksanakan sholat. Pernyataan tersebut menuai kontroversi karena dianggap merendahkan dan melecehkan pelaksanaan ibadah sholat.
Baca Juga: Bawaslu Gianyar Langsung Telusuri Terkait Diduga Oknum Politisi Kampanye di Areal Pura
"Saat sholat maghrib baca al-fatihah waladholin. Ada yang diam sekarang, Pak. Ada yang diam. Saking cintanya sama Pak Prabowo," ujar Zulkifli Hasan dalam video yang diunggah melalui akun X @Anak_Ogi.
Bahkan masih dalam video yang sama, pernyataan Zulkifli Hasan dianggap mengolok-olok pelaksanaan sholat. Ia menyebut, fenomena dalam pelaksanaan sholat tahiyatul akhir, dimana tidak lagi ada yang menunjukkan satu jari, melainkan dua jari.
"Kalau tahiyatul akhir, Pak Yai (satu jari), banyak yang begini, Pak (dua jari). Itu teman-temannya begitu, saking cintanya," tambah Zulkifli Hasan dalam video tersebut.
Pernyataan kontroversial Zulkifli Hasan ini langsung mencuatkan reaksi beragam dari masyarakat.
Baca Juga: 128 Tahun, BRI Hadir Dorong Inklusi Keuangan Hingga Pelosok Negeri
Banyak yang menganggap pernyataannya sebagai lecehkan terhadap nilai-nilai agama dan pelaksanaan sholat.
“Di dala Islam jelas dilarang menjadikan agama sebagai bahan candaan, lawakan dan olok-olok. Dan yang dilakukan Zulhas ketum PAN ini jauh lebih parah. Ini sudah menista agama,” cuit akun @Anak_Ogi.
“Zulhas lecehkan sholat. Wajib proses hukum, telah menista agama,” cuit akun @herculep638.
Editor : Wiwin Meliana