SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pilkada Buleleng 2024 semakin menarik dengan kemunculan pasangan calon Dewa Nyoman Sukrawan dan Agung Bagus Arsadhana Linggih (Sukrawan-Linggih).
Dengan foto pasangan calon ini, terlihat bahwa mereka siap bertarung dalam Pilkada Buleleng 2024.
Pasangan ini diusung oleh koalisi partai politik (parpol) besar yakni Demokrat, Golkar, Gerindra, yang menunjukkan kekuatan dan strategi matang untuk merebut kursi kepemimpinan di Buleleng.
Sukrawan maju dengan membawa pengalaman panjang dalam politik dan pemerintahan daerah.
Ia dikenal sebagai sosok yang berkomitmen terhadap pembangunan daerah.
Dengan latar belakang pendidikan dan politik yang panjang, Sukrawan berharap mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Buleleng.
Julukan belut parpol pantas ia sandang lantaran geraknya yang licin dan dengan cepat bertengger di beberapa partai politik.
Sementara itu, Agung Bagus Arsadhana Linggih atau yang lebih akrab disapa Arsa Linggih, adalah seorang anak poltikus Golkar Gede Sumarjaya Linggih.
Pengalaman politik yang didapat dari orang tuanya membuat Arsa Linggih memberanikan diri terjun ke dunia politik.
Selain itu, Partai Golkar yang memiliki sejarah panjang dalam politik Indonesia, menambah soliditas dan kekuatan politik Sukrawan-Linggih.
Pasangan Sukrawan-Linggih cukup mencuri perhatian dalam riuhnya persiapan Pilkada 2024.
Pasangan ini juga dipandang relevan dengan keterwakilan anak muda dalam memimpin daerah.
Menjelang Pilkada yang akan berlangsung pada November 2024, tim sukses pasangan ini terus bekerja keras untuk menggalang dukungan.
Berbagai kegiatan sosialisasi dan kampanye telah direncanakan untuk mendekatkan pasangan Sukrawan-Linggih kepada masyarakat Buleleng.
Arsa Linggih juga sempat bertemu dengan beberapa komunitas anak muda di Buleleng.
Begitu juga dengan Sukrawan yang telah mempublikasikan diri mendaftar sebagai calon bupati.
Kendati demikian baik Sukrawan maupun Arsa Linggih, hingga berita ini diturunkan masih belum memberikan keterangan apapun.
Begitu juga dengan Gede Sumarjaya Linggih, ayah dari Arsa Linggih. Ditanya mengenai langkah yang ditempuh putranya itu, Sumarjaya masih belum memberikan jawaban. (*)
Editor : I Made Mertawan