Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Harta Kekayaan dan Profil I Wayan Koster, Calon Gubernur Bali yang Diusung PDIP pada Pilkada 2024

I Putu Suyatra • Senin, 26 Agustus 2024 | 02:16 WIB

Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, I Wayan Koster dalam acara acara sosialisasi Haluan Pembangunan Bali 100 tahun ke depan di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan.
Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, I Wayan Koster dalam acara acara sosialisasi Haluan Pembangunan Bali 100 tahun ke depan di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan.

BALIEXPRESS.ID - Masa jabatan Gubernur Bali, Wayan Koster, berakhir pada 5 September 2023. Kabar ini diumumkan oleh Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, pada 24 Juli 2023 dalam Rapat Paripurna ke-33 DPRD Bali.

Pengumuman ini berdasarkan nomor 71.3/23873/DPRD/2023 tentang Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Bali masa jabatan 2018-2023.

Kini, Koster yang juga ketua DPD PDIP Bali tersebut maju lagi sebagai calon gubernur Bali pada Pilkada 2024.

Dia diusung PDIP berpasangan dengan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta. 

Harta Kekayaan Koster

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022, Wayan Koster melaporkan total kekayaannya mencapai Rp7,9 miliar lebih.

Menariknya, jumlah ini tidak banyak berubah dibandingkan awal masa jabatannya pada 2018, yang tercatat sebesar Rp7,5 miliar lebih.

Sebelumnya, ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur Bali pada 2017, Koster melaporkan kekayaannya sebesar Rp6,9 miliar.

Kenaikan yang relatif kecil ini memicu penasaran, terutama mengingat jabatan Gubernur yang strategis dan penuh tanggung jawab.

Berikut adalah daftar kekayaan Wayan Koster berdasarkan LHKPN 2022:

Tanah dan Bangunan: Rp7.417.550.000

  1. Tanah dan Bangunan seluas 121 m²/100 m² di Jakarta Barat: Rp1.213.630.000
  2. Tanah seluas 392 m² di Tabanan: Rp411.600.000
  3. Tanah dan Bangunan seluas 2.600 m²/206 m² di Buleleng: Rp1.322.000.000
  4. Tanah seluas 4.000 m² di Buleleng: Rp412.000.000
  5. Tanah seluas 15.400 m² di Buleleng: Rp1.586.000.000
  6. Tanah seluas 12.800 m² di Buleleng: Rp2.048.000.000
  7. Tanah seluas 8.840 m² di Buleleng: Rp424.320.000

Alat Transportasi dan Mesin: Rp430.000.000

  1. Mobil Toyota Avanza 1.5 Veloz MT (2014): Rp130.000.000
  2. Mobil Toyota Fortuner 2.7 SRZ 4x2 A/T (2017): Rp300.000.000

Harta Bergerak Lainnya: Rp119.670.000

Kas dan Setara Kas: Rp20.791.043

Total Kekayaan: Rp7.988.011.043

Angka-angka ini menggambarkan bagaimana Wayan Koster menjaga konsistensi dalam pelaporan kekayaannya selama menjabat sebagai Gubernur Bali.

Riwayat Karir

Wayan Koster, yang lahir di Singaraja pada 20 Oktober 1962, sebelumnya berkarir sebagai anggota DPR RI selama tiga periode berturut-turut sejak 2004 hingga 2018.

Karir politiknya dimulai sebagai staf ahli fraksi PDIP di DPR RI pada tahun 2003-2004. Pengalaman panjang di dunia politik ini turut membentuk reputasinya sebagai pemimpin di Bali.

Profil

Nama Lengkap: I Wayan Koster

Tempat, Tanggal Lahir: Singaraja, 20 Oktober 1962

Agama: Hindu

Jabatan: Gubernur Bali (2018–2023)

Istri: Ni Putu Putri Suastini

Anak: Ni Putu Dhita Pertiwi dan Ni Made Wibhuti Bhawani

Latar Belakang dan Pendidikan

I Wayan Koster lahir di Singaraja, Buleleng, Bali. Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di Bali, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Jakarta.

Koster adalah lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan gelar Sarjana Teknik (S1).

Ia kemudian melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Magister di bidang Pengajaran Matematika dari Universitas Indonesia (UI).

Karir Akademik dan Awal Karir Politik

Sebelum terjun ke dunia politik, Koster adalah seorang akademisi yang pernah mengajar di Universitas Tarumanegara, Jakarta.

Minatnya pada politik mulai berkembang ketika ia aktif dalam organisasi mahasiswa dan kepemudaan.

Pada tahun 2004, Koster memulai karir politiknya dengan menjadi anggota DPR RI dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Karirnya di DPR RI berlangsung selama tiga periode berturut-turut, yaitu 2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2018.

Selama di DPR, Koster dikenal aktif dalam berbagai komisi yang berfokus pada pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.

Jabatan sebagai Gubernur Bali

Pada tahun 2018, I Wayan Koster terpilih sebagai Gubernur Bali, berpasangan dengan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) sebagai Wakil Gubernur.

Koster membawa visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang berarti menjaga kesucian dan keharmonisan Bali beserta isinya.

Selama masa kepemimpinannya, Koster berfokus pada pengembangan pariwisata berbasis budaya, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, dan peningkatan infrastruktur di Bali.

Salah satu kebijakannya yang terkenal adalah pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di Bali, yang berdampak signifikan pada upaya pelestarian lingkungan. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #lhkpn #pilkada #koster #calon gubernur #pdip #harta kekayaan