BALIEXPRESS.ID - Konstelasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karangasem diperebutkan oleh tiga pasangan calon (paslon).
Menariknya, masing-masing terdapat tokoh dari Kecamatan Abang yang turut serta dalam memperebutkan pucuk kepemimpinan di Gumi Lahar.
Tokoh Kecamatan Abang berada di tiga paslon tersebut. Di antaranya I Gede Dana yang diplot sebagai calon bupati, begitu juga I Wayan Kari Subali yang maju melalui jalur independen, serta Pandu Prapanca Lagosa yang menjadi wakil I Gusti Putu Parwata.
Gede Dana merupakan tokoh PDIP asal Desa Datah, Kecamatan Abang yang juga menjabat Ketua DPC PDIP Karangasem.
Dalam Pilkada ini ia berstatus sebagai calon petahana. Saat ini, Gede Dana berpasangan dengan I Nengah Swadi.
Sedangkan Kari Subali bukan merupakan tokoh baru di catur perpolitikan Gumi Lahar.
Pria asal Desa Pidpid ini sudah beberapa kali duduk di DPRD Karangasem maupun DPRD Bali.
Kini ia maju melalui jalur independen, berpasangan bersama Ketut Putra Ismaya Jaya.
Kemudian Pandu Prapanca Lagosa merupakan tokoh Kecamatan Abang yang juga berasal dari Desa Pidpid.
Ia sempat menjadi anggota DPRD Karangasem, namun kini bergelut sebagai advokat.
Kini ia maju di Pilkada Karangasem dengan mendampingi I Gusti Putu Parwata.
Gede Dana mengaku bangga dengan adanya banyak tokoh Kecamatan Abang yang ikut berkontestasi dalam Pilkada ini.
Kendati menjadi kompetitor, ia pun mengaku akan menawarkan program-program terhadap masyarakat Kecamatan Abang untuk bisa menarik hati pemilih nanti.
"Kami persilakan kepada masyarakat Abang, siapa yang terbaik di antara tiga calon ini," ujarnya.
Dengan adanya tiga calon dari Kecamatan Abang, pihaknya berharap tidak menimbulkan ketegangan di masyarakat.
Untuk keseluruhan, pria yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Karangasem itu menargetkan kemenangan pada Pilkada kali ini.
"Kami harap bisa meraih 50 persen lebih perolehan suara keseluruhan," ungkapnya.
Sementara Guru Pandu mengajak seluruh masyarakat berdemokrasi secara gembira.
Seluruh pasangan calon, disebutnya, memiliki peluang yang sama dalam Pilkada kali ini. "Tergantung bagaimana kita mengelola nanti," tandasnya.
Ia pun berharap 50 persen suara di Kecamatan Abang bisa diperoleh. Sehingga dengan ditambah perolehan suara di tujuh kecamatan lainnya, paket GP bisa meraih kemenangan.
"Kami harap bisa meraih kemenangan di semua kecamatan," harapnya.
Target bisa meraih kemenangan juga diutarakan oleh Kari Subali.
Pria yang maju Pilkada Karangasem melalui jalur independen ini berharap bisa mendapat kemenangan di seluruh kecamatan, utamanya di Kecamatan Abang.
"Masak ada yang tidak mengambil gaji dan tunjangan tidak dipilih," terangnya.
Editor : Nyoman Suarna