Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Calon Bupati Bangli Giri Putra Singgung Janji Rumah Sakit di Kintamani, Sedana Arta: Mohon kepada KPU Bangli Cek Visi Sedana Arta-Diar

I Made Mertawan • Jumat, 25 Oktober 2024 | 14:49 WIB
Paslon Bupati Bangli dan Wakil Bupati Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra dan I Made Subrata dalam debat terbuka, Kamis (24/10/2024).
Paslon Bupati Bangli dan Wakil Bupati Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra dan I Made Subrata dalam debat terbuka, Kamis (24/10/2024).

BALIEXPRESS.ID- KPU Bangli melaksanakan debat terbuka calon bupati Bangli bertempat di salah satu hotel di Kota Denpasar, Bali.

Dalam debat tersebut, ketiga calon bupati Bangli, yaitu Raden Cahyo Adhi Nugroho Martosubroto, Sang Nyoman Sedana Arta dan Ida Bagus Gde Putra secara bergilir diberikan kesempatan menyampaikan visi dan misi mereka.

Sesi lainnya adalah saling bertanya antara calon bupati. Dalam kesempatan itu, Giri Putra yang diberikan kesempatan bertanya kepada Sedana Arta menyinggung soal pembangunan rumah sakit di Kecamatan Kintamani.

Giri Putra mengatakan pada pencalonan periode pertama, Sedana Arta menjanjikan pembungan rumah sakit di Kintamani.

Namun hingga kini janji tersebut belum terealisasi. Kata Giri Putra, ada kesan di masyarakat bahwa rumah sakit itu tidak akan terwujud karena ada konflik kepentingan dengan fasilitas kesehatan swasta di sana.

“Saya ingin bapak menjelaskan hari ini untuk bisa dipahami oleh masyarakat supaya tidak ada isu-isu liar tentang kenapa rumah sakit di Kintamani itu tidak bisa dibangun,” kata Giri Putra.

Menjawab pertanyaan itu, Sedana Arta meminta KPU Bangli untuk mengecek kembali visi dan misinya pada periode pertama.

“Mohon kepada KPU Kabupaten Bangli dicek visi Sedana Arta-Diar periode pertama,” pinta Sedana Arta.

Ia pun mengaskan bahwa tidak pernah menjanjikan akan membangun rumah sakit di Bangli bagian utara, melainkan optimalisasi puskesmas di Kintamani.

“Astungkara seluruh puskesmas di Bangli hari ini sudah berstatus BLUD,” ungkap Sedana Arta.

Sedana Arta menyatakan, urusan kesehatan adalah urusan wajib yang dilakukan oleh pemerintah.

“Pada saat urusan wajib dilakukan oleh pemerintah, ada pihak-pihak lain ikut membatu membangun dunia kesehatan di Bangli, seharusnya seluruh pemegang kekuasaan, masyarakat Bangli bisa berterima kasih,” katanya.  

Mendengar jawaban Sedana Arta yang menyatakan tidak memuat janji pembangunan dalam visinya, Giri Putra yang diberikan kesempatan oleh panelis memberikan tanggapannya.

Mantan sekda Bangli ini menunjukkan kiriman berita di handponenya yang memuat soal janji rumah sakit dari petahana tersebut. “Saya tidak mengada-ngada,” tegas Giri Putra. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bangli #debat terbuka #sedana arta #Giri Putra