Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

ABDI Siap Gerakkan Program Simakrama dan Peningkatan Keamanan di Setiap Desa

Rika Riyanti • Jumat, 1 November 2024 | 04:38 WIB

FOKUS: Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar nomor urut satu, Gede Ngurah Ambara Putra dan Nengah Yasa Adi Susanto (ABDI Denpasar)
FOKUS: Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar nomor urut satu, Gede Ngurah Ambara Putra dan Nengah Yasa Adi Susanto (ABDI Denpasar)

 

 

 

 

BALIEXPRESS.ID - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, I Gede Ngurah Ambara Putra dan I Nengah Yasa Adi Susanto (ABDI), berencana meluncurkan program simakrama ke setiap desa dan kelurahan jika terpilih dalam Pilwali 2024.

Program ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sehingga pembangunan dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga.

Sebelumnya disampaikan, ABDI membuat visi misi dan program yang selaras dengan program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, ABDI akan turun langsung ke desa dan kelurahan melakukan program simakrama.

“Kami akan menggelar simakrama setiap bulan di setiap desa, untuk mendapat informasi langsung dari desa,” ujar Ngurah Ambara.

Dengan begitu, maka pembangunan dan program yang dilaksanakan akan terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti kondisi keamanan yang ada di Denpasar.

Menurutnya, masalah kriminalitas yang makin marak ini perlu ditangani secara serius.

“Masyarakat, khususnya siswa dan mahasiswa takut keluar saat malam hari karena masalah kriminalitas yang makin marak ini,” paparnya.

Terkait hal itu, pihaknya pun akan mendorong kolaborasi antara pihak kepolisian dan Pecalang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.

Pihaknya pun akan akan pasang CCTV bersifat smart.

“Sehingga masyarakat aman jalan di malam hari. Kami akan koordinasi dengan polisi. Kami akan koordinasi dengan pecalang dan banjar adat. Kami akan berikan Rp 200 juta untuk banjar adat di Denpasar," ujar Ambara ketika pelaksanaan debat Pilwali Denpasar, Sabtu, (22/10).

Menurut Ambara, Kota Denpasar adalah sebagai kota toleransi, kota pendidikan dan juga sebagai pusat pemerintahan.

Karena itu keamanan mesti menjadi yang utama untuk diperhatikan.

“Meningkatnya kriminalitas yang ada di Kota Denpasar ini menjadi suatu tantangan yang perlu ditangani dengan serius karena masyarakat terutama para siswa, mahasiswa takut untuk melintasi Kota Denpasar saat malam hari,” katanya. (***)

Editor : Rika Riyanti
#simakrama #ABDI #Pilwali 2024 #kota denpasar