BALIEXPRESS.ID- Mantan Bupati Bangli dua periode, I Made Gianyar, memutuskan kembali ke panggung politik.
Gianyar diplot menjadi Ketua DPC Gerindra Bangli menggantikan I Made Joko Arnawa. Hal ini dibenarkan oleh Joko Arnawa maupun Gianyar sendiri.
Seperti diketahui, setelah mengakhiri jabatan Bupati Bangli pada 2021, Gianyar rehat dari dunia politik.
Gianyar fokus sebagai dosen di Universitas Warmadewa (Unwar), Denpasar.
Selain itu, Gianyar juga aktif sebagai petani di kampung, Desa Bunutin, Kecamatan Kintamani, Bangli.
Gianyar mengungkapkan ketertarikannya untuk kembali ke dunia politik setelah didekati oleh sejumlah kader Gerindra Bangli maupun Bali.
Dengan berbagai pertimbangan, mantan Wakil Bupati Bangli dua periode ini memastikan kesiapannya.
Saat tinggal menunggu surat keputusan (SK) resmi dari Partai Gerindra. “Seperti orang pacaran, sebelum janur melengkung, belum berani memastikan,” ujar Gianyar, Rabu (12/3/2025).
Namun demikian, Gianyar menegaskan bahwa secara de facto, ia sudah menjadi bagian dari Partai Gerindra.
Kini, ia hanya menunggu de jure, yakni SK resmi sebagai Ketua DPC Gerindra Bangli.
Ia juga menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan partai besutan Prabowo Subianto ini bukan untuk mengejar jabatan tertentu, seperti menjadi anggota dewan dan lainnya.
“Saya lebih fokus pada pendidikan politik, politik yang berbudaya. Politik itu penentu baik buruknya suatu negara,” jelas Gianyar.
Meski belum mengantongi SK Ketua DPC Gerindra Bangli, mantan kader PDIP ini mengaku sudah mulai bergerak.
Ia intens berkomunikasi dengan kader partai agar tidak salah dalam mengajak orang bergabung.
Selain itu, ia juga menjalin silaturahmi dengan mantan kader Gerindra, mantan anggota dewan dari Gerindra Bangli, serta mereka yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota dewan lewat Gerindra tetapi belum berhasil. “Bangun kebersamaan. Bukan aku, tapi kita,” tegasnya.
Gianyar pun mengakui bahwa menjadi Ketua DPC Gerindra Bangli adalah tantangan.
Hal ini tidak terlepas dari perolehan kursi Gerindra di DPRD Bangli yang dalam beberapa pemilu legislatif (Pileg) hanya mampu meloloskan satu wakil.
Namun, ia optimistis ada peluang untuk membesarkan Gerindra di Bangli.
“Secara nasional, Gerindra masuk tiga besar dan berpeluang naik menjadi peringkat satu. Di Bali, Gerindra berada di posisi dua besar. Hanya di Bangli yang masih kecil. Mudah-mudahan masyarakat Bangli semakin melek politik,” harapnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua DPC Gerindra Bangli, I Made Joko Arnawa, membenarkan bahwa nama Gianyar masuk dalam daftar calon Ketua DPC Gerindra Bangli untuk menggantikan dirinya.
Joko sendiri dipromosikan menjadi pengurus DPD Gerindra Bali. Namun, hingga saat ini, Gerindra belum menerbitkan surat keputusan (SK). "Masih menunggu SK," ujar Joko.
Joko menaruh harapan besar kepada Gianyar untuk membesarkan Gerindra di Bangli.
Ia pun mengakui bahwa selama hampir dua periode kepemimpinannya, perolehan kursi Gerindra di DPRD Bangli stagnan di satu kursi selama beberapa tahun terakhir.
Padahal, sebelumnya partai ini sempat loloskan tiga wakil di legislatif.
"Mudah-mudahan Gerindra Bangli bisa berkembang dengan ketokohan Pak Gianyar, yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Bangli selama dua periode dan Bupati Bangli selama dua periode," kata Joko. (*)
Editor : I Made Mertawan