BALIEXPRESS.ID- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, memutuskan mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029.
Keputusan itu ia umumkan melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Rabu malam (10/9/2025).
Ia mundur setelah pernyataannya di sebuah podcast kembali viral dan menuai kritik.
"Izinkan saya melalui video ini untuk menyampaikan beberapa hal. Yang pertama, mulai dari kira-kira dua minggu sebelum 17 Agustus, ada pernyataan saya dari sebuah podcast yang ditayangkan di YouTube pada tanggal 28 Februari 2025 atau 6 bulan yang lalu, yang dijadikan bahan untuk menyakiti hati rakyat," ungkap Sara, sapaan akrabnya.
Potongan video berdurasi lebih dari dua menit itu dianggap menyinggung perjuangan masyarakat kecil, terutama kalangan muda yang tengah merintis usaha.
“Pernyataan saya diambil dari menit ke-25, 37 detik sampai menit ke-27, 40 detik. Cukup panjang sebenarnya. Dua menit lebih yang dijadikan beberapa kalimat oleh pihak-pihak yang ingin menyulutkan api amarah masyarakat,” ujar keponakan Presiden Prabowo Subianto itu.
Meski sebenarnya berniat mendorong semangat kewirausahaan, ia menilai ucapannya justru menimbulkan kesalahpahaman.
Oleh karena itu, ia menyampaikan permintaan maaf terbuka dan memilih mundur.
“Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada fraksi Partai Gerindra. Saya berharap masih dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir, yaitu pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan yang merupakan produk legislasi kami di Komisi VII,” katanya.
Sebelum lolos menjadi anggota DPR, Sara sebelumnya aktif sebagai pengusaha dan kini menjadi penasihat bagi sejumlah startup.
Ia menegaskan pengunduran dirinya sebagai bentuk tanggung jawab atas polemik yang muncul. (*)
Editor : I Made Mertawan