BALI EXPRESS, SEMARANG - Hasil akhir 0-0 antara tim tuan rumah PSIS Semarang versus Bali United dalam laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, memang terasa mengecewakan. Ini lantaran banyak peluang yang seharusnya berbuah gol gagal dimaksimalkan.
Bahkan, sejatinya dua gol pun sempat tercipta dari kaki Spasojevic dan tembakan salto Nick Van Der Velden. Namun dianulir wasit karena berada pada posisi offside.
Tentu tak bisa dipungkiri, penyelesaian akhir yang kurang maksimal dan solidnya lini pertahanan PSIS yang tampil sangat militan ini, menyebabkan Bali United hanya membawa pulang satu poin. Hasil ini pun turut disayangkan pula oleh pelatih kepala Bali United, Widodo C Putro saat pres conference usai pertandingan Minggu sore kemarin (1/3).
“Memang sangat disayangkan, beberapa peluang dari pemain kami tidak bisa menciptakan gol. Tentunya hal ini menghilangkan kesempatan kami untuk mencuri poin,” tutur Widodo.
Menurutnya, seperti itulah sepak bola. Ada banyak peluang untuk menciptakan gol dan terkadang juga tim lawan hanya bisa memanfaatkan satu peluang untuk menciptakan gol. “Memang banyak hal yang terjadi di dalam sepak bola. Makanya setiap hari dan disetiap usai pertandingan kita akan terus mengevaluasi. Jadi saya harap agar tuntutan sepak bola, baik kualitas individu antar pemain dan tim bisa ditingkatkan lagi agar bisa tetap konsisten. Untuk hasil ini kami tetap syukuri dan terimakasih atas kerja keras para pemain,” lanjut Widodo.
Terkait jalannya pertandingan antar kedua tim tersebut, mantan striker Timnas Indonesia di era 90-an ini harus mengaku jika perlawanan tim tuan rumah PSIS begitu sengit. “Tentu sangat menarik, karena antar kedua tim ini bisa saling berbagi serangan. Tapi terlepas dari pada itu, pemain kami sangat bekerja keras untuk bisa tampil maksimal dan juga dukungan dari ratusan suporter Bali United yang memang memberikan kekuatan sekaligus semangat yang besar bagi kami. Mudah-mudahan hasil ini bisa membawa keberhasilan di pertandingan selanjutnya dan kita harus syukuri dengan hasil ini,” jelasnya.
Ketika ditanyai tentang penampilan perdana pemain teranyar, Milos Krkotic, Pelatih asal Cianjur ini mengaku sang pemain sudah mulai mengikuti gaya permainan Fadhil Sausu dkk.
“Kalau saya lihat dia (Milos Krcotic, Red) sudah mempunyai visi yang bagus. Memang saya belum berani menurunkannya dia dari awal, karena memang dia perlu adaptasi dulu. Jadi akan bertahap kita turunkan,” kata Widodo.
Sementara itu, terkait penampilan Ilija Spasojevic yang hingga saat ini belum bisa mencetak gol di gawang lawan, Widodo mengaku, tidak ada masalah dengan hal tersebut. “Karena memang saya juga berpengalaman sebagai striker yang di lima kali pertandingan nggak pernah cetak gol. Tapi buat saya nanti juga dia pasti bisa memperlihatkan penampilan terbaiknya. Ya, intinya saya harapkan agar Spaso bisa terus bekerja keras dan bersabar. Karena kalau kita memaksakan, tentunya akan menggangu komsentrasi tim,” tutupnya.
Editor : I Putu Suyatra