Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Spaso Bersinar di Klub, Kurang Dilirik Timnas

I Komang Gede Doktrinaya • Senin, 30 Januari 2023 | 13:31 WIB
Ilija Spasojevic . Ist
Ilija Spasojevic . Ist
DENPASAR, BALI EXPRESS — Ilija Spasojevic adalah ujung tombak Bali United. Sudah dua kali menjadi top skor liga, yakni musim 2020/2021 dan 2021/2022. Bahkan ia mencatatkan sejarah sebagai top skor sepanjang masa sejak era Liga 1 bersama Bhayangkara FC dan juga Bali United.

Namun sayang kebesaran nama Spaso itu justru jarang mendapat tempat di timnas Indonesia. Sejak mendapat kewarganegaraan Indonesia pada 2017 silam, Spaso hanya beberapa kali berseragam Merah-Putih. Catatannya yakni di tahun 2017 ketika timnas ditangani pelatih Persib Bandung saat ini, Luis Milla. Spaso juga sempat mencetak tiga gol.

Kemudian di tahun 2019 saat timnas dilatih Simon McMenemy, Spaso juga sempat tampil dalam laga persahabatan melawan Myanmar dan mencetak satu gol, meski ia masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti.

Baru pada tahun 2022, namanya kemudian dipanggil pelatih timnas senior Shin Tae-yong untuk mengikuti Piala AFF 2022 lalu. Itu pun karena striker pilihan utama Shin, Dimas Drajad saat itu sedang cedera. Tapi Spaso mampu membuktikannya dengan mencetak 1 gol saat melawan Brunei Darussalam di fase grup, meskipun pada akhirnya Indonesia tersingkir karena dikalahkan Vietnam.

Perjalanan Spaso di timnas ini justru berbanding terbalik ketika membela klub. Padahal saat menjadi ujung tombak Bali United, Spaso menjadi salah satu pemain yang selalu mendapat pengawalan. Rasio golnya pun lumayan tinggi ketika Serdadu Tridatu berlaga dan selalu menjadi pilihan utama. Karir Spaso baik di timnas maupun di klub ini pun mendapat perhatian dari pelatihnya, Stefano Teco Cugurra.

Teco memberikan apresiasi khusus terhadap anak asuhnya yang satu ini atas penampilannya selama ini. Seperti saat ia kembali bergabung dengan tim saat ia membela timnas di Piala AFF lalu. Meski absen enam pertandingan, Spaso langsung nyetel dengan rekan-rekannya. Bahkan mencetak gol.

Coach Teco juga bersyukur memiliki Spaso sebagai ujung tombak yang bisa memberikan kontribusi positif, khususnya dalam dua musim terakhir, terutama torehan 23 gol di dua musim beruntun itu. “Soal bagaimana dia (Spaso) di timnas, saya tidak bisa berkomentar karena saya tidak ada disana (timnas). Saya hanya bisa berkomentar di tim saya,” sebut Teco.

Spaso bisa dikatakan anak emas Teco, karena namanya selalu menjadi pilihan utama di posisi depan. “Tahun 2019, Spaso menjadi top skor tim dan menjadi juara waktu itu. Liga kemarin Spaso juga top skor dan kami bisa menjadi juara lagi. Saya pikir Spaso di tim sebagai target man nomor sembilan, pemain produktif dan bisa membantu banyak di sini,” tandas Coach Teco. (dip/wan)

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Kurang Dilirik Timnas #ilija spasojevic #bali united #Spaso Bersinar di Klub