Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Borneo FC Menang 3-2 dengan 10 Pemain, Mantan Bintang Bali United Ungkap Rahasianya

I Putu Suyatra • Senin, 14 Agustus 2023 | 20:13 WIB
Bintang Borneo FC Stefano Lilipaly (kanan) menjadi pemeran utama kemenangan timnya atas Persikabo 1973
Bintang Borneo FC Stefano Lilipaly (kanan) menjadi pemeran utama kemenangan timnya atas Persikabo 1973

SAMARINDA, BALI EXPRESS - Kemenangan Borneo FC vs Pesikabo 1973 3-2 dengan mengandalkan kekuatan 10 orang menjadi topik hangat Liga 1 Indonesia.

Pasalnya, Borneo FC justru unggul lebih dulu atas tamunya Persikabo 1973 dengan 3 gol saat salah satu pemainnya diusir dari lapangan pada menit ke-28.

Untuk diketahui, partai Borneo FC vs Persikabo 1973 digelar pada pekan ke-8 Liga 1 Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (13/8).  

Salah satu pemain kunci kemenangan Borneo itu adalah mantan Bintang Bali United, Stefano Lilipaly.

Dia menyumbang dia menyumbangkan satu gol untuk Borneo FC pada menit ke-38. Dua gol lainnya dicetak oleh Silverio Junio Goncalves Da Silva pada menit ke-4 dan Filipe Cadenazzi pada menit ke-48.

Sedangkan Persikabo 1973 memperkecil kekalahan melalui gol Rafael Conrado Frudente pada menit ke-61 dan Jose Carlos Moreira Varela menit ke-90.

Usai pertandingan Lilipaly mengakui bahwa pertandingan yang dijalani sangat berat.

Meski begitu, dia mengaku tidak pernah menyerah untuk mengejar bola dan membawa kemenangan untuk timnya.

Dia juga terus melawan meski dalam kondisi kalah jumlah pemain.

Akhirnya, dia pun sukses memberikan kontribusi maksimal untuk Pesut Etam –julukan Borneo FC.

Pasalnya, dari tiga gol yang dicetak tuan rumah, dia menyumbang satu gol dan dua assist.   

Menurut pemain berdarah Belanda tersebut, saat bermain dengan 10 orang, dirinya sudah tahu apa yang harus dilakukan.

Dia menyadari tim lawan pasti akan melakukan pressing ketat.

"Mereka melakukan pressing lebih ke atas," tuturnya.

Pemain berusia 33 tahun itu juga paham jika Persikabo 1973 akan mengandalkan sektor sayap.

Khususnya sayap sebelah kiri penyerangan yang di sana ada Rafael Conrado yang masuk di babak kedua.

"Dia punya kualitas dan bisa cetak gol," terangnya.

Menghadapi situasi itu, Lilipaly mencoba menjalankan apa yang diperintahkan sang pelatih Pieter Huistra dengan baik.

Dia dan rekan-rekannya diminta untuk tenang meski mendapat tekanan dari lawan.

"Instruksi pelatih hanya kita harus menang, kita harus menang. Saya coba jalankan itu dengan baik," tegasnya. 

 

Foto salah cetak Al-Qur'an, Surat Al-Kahfi Ayat 8 yang viral di media sosial. (Istimewa)
Foto salah cetak Al-Qur'an, Surat Al-Kahfi Ayat 8 yang viral di media sosial. (Istimewa)
Editor : I Putu Suyatra
#borneo fc #Persikabo #liga 1 #stefano lilipaly