DENPASAR, BALI EXPRESS - Siapa yang tidak kenal dengan Oscar Aravena. Saat aktif sebagai pemain, dia adalah top skor Liga Indonesia dengan PSM Makassar di tahun 2003.
Kini, Aravena meniti karir sebagai pelatih kelompok umur, tepatnya di U13 Gaja Football Academy (GFA) Celuk. Bahkan, pelatih asal Chile ini sukses membawa tim tersebut keluar sebagai juara di turnamen Nex Generation 2023 yang diselenggarakan Bali United di Training Center Bali United, Pantai Purnama, Gianyar.
Namun ada pesan menohok yang dilontarkan pencetak 31 gol di musim 2003 ini, terutama soal naturalisasi pemain.
Meski tak menyebut federasi secara langsung, tapi imbauan Oscar ini sangat mengena dengan kondisi yang terjadi saat ini.
Oscar menyebutkan jika kualitas dari anak-anak lokal bisa bersaing dengan talenta dari luar.
Bahkan proses naturalisasi tidak perlu dilakukan jika bakat lokal ini bisa dituai atau diberikan wadah yang tepat, salah satunya turnamen sepak bola dengan penunjang fasilitas yang baik.
"Anak-anak ini memiliki potensi sebagai pemain hebat di masa depan. Asalkan dari pelatih juga memberikan kepercayaan itu kepada mereka," tegasnya.
"Sehingga kita tidak sibuk menaturalisasi pemain dari luar tetapi harus yakin dan percaya dengan bakat yang kita miliki melalui pembinaan yang dibangun untuk mereka," sambungnya.
Seperti diketahui, timnas senior kali ini memang banyak diperkuat pemain naturalisasi.
Sebut saja seperti Elkan Baggot, Marc Klok, Jordi Amat, Ivan Jenner, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh.