BADUNG, BALI EXPRESS – Tim Karateka Garuda Emas yang merupakan gabungan Karateka INKAI dari Klungkung, Gianyar, Buleleng, Jembrana dan Dojo Spande Sidoarjo berhasil meraih 9 Emas 9 Perak dan 9 Perunggu serta bertengger di peringkat 2 akhir perolehan medali dalam Kejuaraan Internasional Karate Badung Open 2023.
Perolehan itu terpaut 1 emas dari tuan rumah Forki Badung yang bertengger di pemuncak perolehan medali dengan kekuatan 140 atlet. Total ada 48 Karateka belia Garuda Emas yang sukses bersaing berebut medali dalam ajang yang diikuti oleh 3000 Karateka dengan 2 kontingen asing yang dilaksanakan di GOR Purna Krida 20-22 Oktober 2023 kemarin.
Disamping itu, Tim Karate Garuda Emas juga sukses dipertarungan Juara antar Juara atau Best of The Best. Garuda Emas membukukan 3 gelar Best of the Best atas nama Anak Agung Istri Purnami Utari Dewi sebagai Best of The Best Pemula Putri, Sabrina Aulia Wardah sebagai Best of The Best Kadet Putri dan Ida Ayu Kirana Maheswari sebagai Best of The Best Junior Putri.
Garuda Emas sendiri adalah akronim dari Gapai Rebut dan Dapatkan Emas. Tim ini dipimpin oleh Tim Manager Anak Agung Gde Bagus Mahendra Putra dengan Pengarah Teknis I Putu Deddy Mahardika dan Lukman Arif sebagai Konsultan. Garuda Emas sendiri dibesut oleh pelatih Subagiasa, Kadek Slonong, Redana, Bun Suriasih, Astita, Budi Kertiyasa, I Ketut Mastra, I Nyoman Gelgel dan dipimpin oleh Kepala Pelatih Sensei Lukman Spande.
Menurut manajer tim, Agung Mahendra tim ini lahir karena rasa jengah untuk menyiapkan pelapis Karateka Bali Cokorda Istri Agung Sanistiya Rani alias Coky. "Saya berharap Garuda Muda akan melahirkan Coky-coky maupun Astawa-Astawa baru yang mengharumkan Indonesia, apalagi Garuda Muda diarahkan teknis oleh Ayahnya Coky di Karate, sensei I Putu Deddy Mahardika," ujarnya.
Ditambahkannya jika timnya juga disupport oleh Sensei Lukman Arif Spande pelatih kawakan INKAI Jatim. "Terlebih lagi kita disupport oleh Sensei Lukman Arif Spande pelatih kawakan INKAI Jatim yang juga sahabat kental sensei Deddy saat keduanya menjadi atlet punggawa INKAI Jatim di era awal tahun 2000-an,” imbuhnya.
Untuk diketahui Astawa Setiabudi adalah Karateka Muda Klungkung yang lolos BK PON 2023 dengan meraih medali Perak setelah dikalahkan Karateka Tim Pelatnas Joshua Kandouw dengan skor 11-9 Namun saat keduanya rematch di semifinal Thailand Open 2023 giliran Joshua dihentikan oleh Astawa dengan skor 13-16 dan pada ajang Thailand Open 2023 Astawa Setiabudi sukses meraih emas setelah mengalahkan Karateka Reza Mahendra asal Sumatera Utara.
Sementara itu, Pengarah Teknis Tim Garuda Emas I Putu Deddy Mahardika mengaku bangga atas perjuangan Tim Pelatih dan Karateka Garuda Emas. "Potensi Karateka dan pelatih INKAI Bali sangat hebat dan ini perlu kelihaian, kecerdasan dan kebijaksanaan dalam membina dan mengarahkan potensi hebat ini, dan kami di Garuda Emas gotong royong berusaha seoptimal mungkin agar anak-anak INKAI Bali berprestasi mendunia dan selalu mengharumkan Indonesia," tandas pria yang akrab dipanggil Sensei Deddy tersebut. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana