BALI EXPRESS-Pertandingan antara Gresik United dan Deltras FC di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik pada Minggu (19/11) diwarnai bentrokan suporter.
Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Wiwit Mariyanto, menyampaikan bahwa sekitar 6 anggota polisi tersungkur terkena lemparan batu akibat bentrokan suporter usai pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro.
Polisi sebelumnya telah berupaya memberikan penjelasan kepada suporter bahwa mereka tidak dapat menemui tim Gresik United pada saat itu dan disarankan untuk melakukannya di kemudian hari.
"Polisi sudah berusaha menyampaikan dengan baik, jika suporter tidak bisa menemui tim Gresik United. Apabila ingin bertemu, nanti-nanti saja setelah hari ini selesai. Bisa bertemu di kemudian hari," ungkap Wiwit dikutip dari jawapos.com.
Bentrokan bermula ketika seorang suporter melemparkan batu dari belakang, mengenai Kabagops Polres Gresik Kompol Andria. Wiwit menyatakan bahwa pihak kepolisian masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai identitas suporter yang terlibat dalam insiden tersebut.
Pada pukul 17.15, setelah pertandingan selesai, kericuhan terjadi ketika sejumlah suporter Ultrasmania hendak menemui tim Gresik United di pintu VIP Stadion.
Baca Juga: Heboh Video ASN Diperintah Dukung Ganjar: Begini Tanggapan PDIP Jawa Tengah
Meskipun polisi memberikan penjelasan bahwa pertemuan tersebut tidak dapat dilakukan karena berpotensi menimbulkan masalah, beberapa suporter tetap bersikeras.
Bentrokan pun terjadi, dengan suporter melemparkan batu ke arah barikade aparat kepolisian.(*)
Editor : Suharnanto Bali Express