Komang Teguh Trisnanda: Dari Bangli, Kabupaten Dingin di Bali ke Puncak Asia, Kisah Pahlawan Timnas Indonesia U-23
I Putu Suyatra• Jumat, 19 April 2024 | 18:28 WIB
Pemain timnas Indonesia U-23 Komang Teguh Trisnanda (kedua dari kanan) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Australia pada pertandingan Grup A Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa,
BALI EXPRESS - Nama Komang Teguh Trisnanda semakin bersinar di kancah sepak bola Indonesia dan Asia setelah aksi gemilangnya di Piala Asia U-23 2024. Sundulannya yang mengubah nasib melawan Australia menjadi bukti nyata kemampuannya sebagai pemain berbakat.
Perjalanan Sepak Bola Sejak Dini
Lahir di Bangli, Bali, pada 28 April 2002, Komang Teguh telah menunjukkan bakat sepak bolanya sejak usia dini.
Dia memulai perjalanannya di SSB Bintang Bali Centre, SSB Putra Tresna Denpasar, dan SSB Guntur Bali.
Kariernya semakin berkembang ketika dia bergabung dengan SKO Ragunan, Jakarta, di mana dia mulai menarik perhatian dengan kemampuannya yang luar biasa.
Memperkuat Timnas Indonesia U-16 dan U-23
Komang Teguh mencicipi panggung internasional sejak usia muda.
Dia menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-16 yang meraih juara grup di Piala Asia U-16 2017 dan tampil di Piala Dunia U-17 2018.
Pada 2020, dia bergabung dengan Borneo FC Samarinda di Liga 1 Indonesia.
Meskipun memiliki kualitas yang tak kalah dengan pemain senior, dia tidak selalu mendapatkan kesempatan bermain.
Meskipun jarang menjadi starter, Komang Teguh menunjukkan kontribusinya yang konsisten di Borneo FC.
Dalam 11 pertandingan, dia rata-rata bermain selama 29 menit per pertandingan dan mencatatkan satu gol.
Di Timnas Indonesia U-23, dia menjadi andalan di lini belakang dan berkontribusi besar dalam menciptakan clean sheet.
Kisah Inspiratif dan Masa Depan Cerah
Komang Teguh adalah contoh nyata dari perjuangan seorang pemain sepak bola untuk meraih mimpinya.
Dari Bangli hingga ke lapangan internasional, perjalanannya penuh dengan tantangan dan pengalaman berharga yang membentuknya menjadi pemain yang tangguh dan andal.
Meskipun terkadang dihadapkan pada kesulitan di klubnya, keberhasilannya di timnas membuktikan bahwa potensinya tidak bisa dipandang sebelah mata.