BALIEXPRESS - Dipanggilnya winger Madura United, Malik Risaldi, menjadi pukulan telak bagi pengamat sepak bola Tommy Welly alias Bung Towel.
Bung Towel sempat mengkritik Shin Tae-yong (STY) karena dianggap jarang memantau Liga 1. Namun, pemanggilan Malik Risaldi ke Timnas Indonesia menjadi bukti bahwa STY tetap mengamati Liga 1.
Winger Madura United yang belum pernah membela Timnas Indonesia dari kelompok umur maupun senior itu menjadi salah satu anggota skuad tambahan untuk membela timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Irak dan Filipina pada 6 dan 11 Juni mendatang.
Salah satu pundit sepak bola, Bung Binder, pun seakan menyindir Bung Towel.
"Tentu ini adalah kabar yang mengejutkan ya karena coach Shin Tae-yong panggil Malik Risaldi ini," kata Bung Binder di kanal YouTube Bola Bung Binder.
Bung Binder mengatakan, banyak yang menilai bahwa STY tidak mengikuti Liga 1 bahkan ada juga banyak narasi-narasi di media sosial yang menggambarkan bahwa STY ini tidak suka dengan pemain-pemain yang bermain di Liga 1.
"Itu kan narasi-narasi negatif ya yang beberapa kali juga saya tegaskan enggak benar itu. Karena Shin Tae-yong adalah pelatih yang profesional, jadi sebagai pelatih profesional maka dia akan panggil pemain-pemain yang memang menurut dia ya cocok dengan konsep permainannya karena kan pemain-pemain yang dia panggil ya harus bisa mengikuti arahannya," katanya.
Dia mengatakan, STY pada saat dia memanggil pemain dia akan meneliti dulu tentu bersama timnya. Terutama dengan tim kepelatihan.
Menurut Bung Binder, STY memanggil pemain bukan karena dia suka atau tidak suka. Ini murni profesional dan bukan karena pemain tersebut bermain di Liga 1 atau bermain di Liga Eropa, melainkan dilihat karakter permainannya seperti apa.
"Nah ini kan sekarang kabar yang menyejukkan ya bagi kita semua bahwa Shin Tae-yong memberikan kesempatan kepada Malik Risaldi untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Siapa yang menyangka? Enggak ada yang menyangka walaupun Malik Risaldi permainannya stabil di Liga 1," ujarnya.
Bung Binder juga mengatakan, performa Malik Risaldi juga memang stabil di Liga 1. Dia menjadi pemain lokal yang paling banyak mencetak gol, yakni 13 gol di Liga 1 musim 2023/2024, juga memberikan banyak umpan kunci setiap pertandingannya dan bisa memberikan beberapa assist.
"Bahkan performa dia tampak naik terus nih grafisnya naik terus nih maka itu kan gak salah juga Shin memanggil Malik Risaldi," katanya.
Dia kembali menegaskan bahwa pemanggilan Malik Risaldi ini bukti bahwa STY adalah pelatih yang profesional.
"Kita jangan berpikir negatif tentang pelatih asal Korea Selatan ini karena pelatih ini mau membangun Tim Nasional Indonesia dari nol," paparnya. ***
Editor : Y. Raharyo