BALIEXPRESS.ID - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia atau APPI baru-baru ini menuai kritikan keras dari pecinta sepakbola Indonesia.
Pasalnya, APPI bersikeras menolak regulasi Liga 1 musim 2024/2025 yang salah satunya menggunakan 8 pemain asing bebas dalam 1 tim.
Baru-baru ini, dari Presiden, Wakil Presiden APPI hingga EXCO yang salah satunya adalah mantan pemain Bali United mengatakan bahwa regulasi 8 pemain asing yang diterapkan bisa mematikan pemain lokal.
Lalu pada kesempatan berikutnya, APPI pun kemudian mengatakan 3 alasan mengapa menolak regulasi 8 pemain asing tersebut.
Alasan pertama adalah menurut APPI, tidak semua pemain asing berkualitas.
Kemudian alasan kedua, dengan penerapan itu, berdampak mengurangi slot pemain lokal di klub.
Dan alasan ketiga adalah harga pemain asing di Liga 1 banyak yang menurut mereka terlalu mahal.
Jauh hari sebelumnya, pesepakbola lokal Indonesia ramai-ramai menggunggah foto di Instagram dengan menyatakan kekecewaannya dengan sepakbola Indonesia saat ini akibat penerapan regulasi tersebut.
Namun sayangnya, hal itu tak ditanggapi positif oleh netizen. Para pesepakbola dan APPI kemudian dihujat karena dianggap bermental lemah dan takut bersaing dengan pemain asing.
Selain itu, netizen juga menilai harga pemain lokal banyak yang mahal namun kualitasnya tak sebanding.
Sementara itu, PT. LIB dalam rapat RUPS menyatakan regulasi pemain asing kembali berubah dari yang awalnya 6 bebas + 2 Asia kini menjadi seluruhnya pemain asing bebas dari mana saja. Namun, yang bermain tetap 6 orang di tengah lapangan. ***