BALIEXPRESS.ID - Semeton Dewata sempat dibuat was-was ketika gelandang Bali United asal Jepang, Mitsuru Maruoka terlihat kesakitan di laga melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Minggu 11 Agustus 2024 lalu.
Saking parahnya, Maruoka sampai harus ditandu ke luar lapangan karena sempat roboh di lapangan usai mendapat perawatan.
Dokter tim, dr. Ganda Putra menjelaskan, Maruoka mengalami benturan keras di bagian belakang badannya oleh pemain Persik Kediri.
Bahkan membuat ia sedikit sulit untuk berjalan dan melanjutkan perjuangan bersama rekan-rekannya di arena pertandingan.
"Maruoka kemarin mengalami benturan pada bagian pinggang belakang, pada penghujung babak pertama. Hal ini membuat dia (Maruoka) sedikit kesulitan bernafas, sulit berdiri dan sulit untuk berjalan," ungkap dr. Ganda.
Lantas bagaimana perkembangan kondisinya?
Sejauh ini, kata Ganda Putra, Maruoka sudah menjalani serangkaian tahapan medis untuk melihat perkembangannya di kemudian hari.
"Saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik namun tetap dalam pengawasan tim medis," jelas dokter asal Palembang ini.
Maruoka menjadi salah satu pilar penting saat laga tandang pertama Serdadu Tridatu di markas Persik Kediri hari Minggu lalu.
Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti pada menit 18 berhasil menjebol gawang yang dijaga oleh Leonardo Navacchio.
Gol itu membuka keunggulan Serdadu Tridatu yang berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-3 di partai pembuka musim ini.
Dua gol lainnya dicetak melalui brace Privat Mbarga.
Sementara laga pekan kedua akan berlangsung hari Minggu 18 Agustus 2024 sore di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Penting! Cedera Adilson Maringa Ternyata Serius, Bali United Ungkap Hasil Pemeriksaan
Isu mengenai cedera Adilson Maringa yang dianggap hanya pura-pura akhirnya terjawab. Penjaga gawang Bali United ini ternyata mengalami cedera serius pada otot aductor (paha bagian dalam) setelah pertandingan melawan Persik Kediri.
Dokter tim Bali United, dr. Ganda Putra, mengungkapkan bahwa Maringa telah menjalani serangkaian perawatan medis.
"Maringa mengeluh nyeri yang cukup signifikan pada bagian paha dalamnya," ujar dr. Ganda.
Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi cedera Maringa, tim medis Bali United telah melakukan pemeriksaan MRI.
Hasil pemeriksaan ini akan menentukan langkah penanganan selanjutnya dan estimasi waktu pemulihan.
"Kami masih menunggu hasil MRI untuk mengetahui tingkat keparahan cedera dan menentukan program rehabilitasi yang tepat," tambah dr. Ganda.
Cedera yang dialami Maringa tentu menjadi kabar buruk bagi Bali United. Pasalnya, Maringa merupakan salah satu pemain kunci di tim.
Absennya Maringa dipastikan akan mempengaruhi performa Bali United pada pertandingan-pertandingan berikutnya. ***
Editor : I Putu Suyatra