BALIEXPRESS.ID - Di tengah euforia kemenangan dua kali beruntun, Bali United ketiban sial. Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan sanksi kepada asuhan Stefano Cugurra berupa denda sebesar Rp50 juta berdasarkan sidang pada 14-15 Agustus 2024.
Hal ini lantaran lima pemain Bali United mendapat kartu kuning dalam satu pertandingan. Sehingga, sesuai regulasi ditentukan denda tersebut diberlakukan.
Lima kartu kuning itu didapat asuhan Stefano Cugurra saat melawan Persik Kediri di pekan ke-1 Liga 1 2024/2025 di Stadion Brawijaya lalu.
Mereka adalah Adilson Maringa, Privat Mbarga, Yabes, Brandon Wilson, dan Muhammad Luthfi.
Bahkan tiga nama terakhir menerima kartu kuning menjelang waktu normal berakhir.
Selain karena keterpaksaan melakukan pelanggaran atau technical foul, kartu kuning diberikan akibat mengulur waktu, salah satunya oleh Adilson Maringa.
Kiper asal Brasil ini menjadi penjaga gawang yang paling sering menerima kartu dari wasit karena ulahnya tersebut.
Ia menjadi penerima kartu kuning terakhir yakni pada menit 86.
Selain Bali United, Komdis PSSI juga memberikan sanksi kepada beberapa tim dan pemain antara lain Cassio Fernando dari Malut United FC.
Cassio didenda Rp10 juta plus larangan 2 kali bertanding karena mendapat kartu merah langsung.
Lalu ada Dewa United yang didenda Rp50 juta karena terlambat memasuki lapangan pada babak kedua selama 98,54 detik.
Dewa United menerima hukuman denda Rp50 juta.
Ada juga Semen Padang yang didenda Rp10 juta karena tidak mematuhi hukuman Komite Disiplin PSSI yaitu larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah.
Namun kenyataannya di lapangan banyak penonton yang hadir di pekan perdana Liga 1. ***