BALIEXPRESS.ID - Sejatinya nama Mees Hilgers masuk dalam 27 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia menghadapi Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, 15 November 2024 nanti.
Sayangnya, beberapa hari jelang laga Mees Hilgers justru tak hadir di Jakarta. Alasannya karena pemain yang mendapat julukan 'El Nyengir' ini cedera. Bahkan sudah dikonfirmasi oleh pihak klub Mees yakni FC Twente.
Namun yang membuat fans sepakbola Indonesia heran ketika Mees Hilgers justru bermain saat FC Twente melawan Ajax Amsterdam akhir pekan lalu di Eredivisie.
Mees di laga itu bermain hampir 90 menit sebelum ditarik keluar. Hal inilah yang membuat netizen kemudian ramai menghujat Mees maupun FC Twente.
Netizen menganggap Mees lebih peduli terhadap klub ketimbang panggilan Timnas. Padahal, sebelumnya Mees dinilai sangat excited dan menunggu debutnya bersama Skuad Merah Putih.
Sementara berita terbarunya Mees Hilgers cederanya kambuh saat mendapat terjangan keras oleh pemain Ajax. Sebelumnya Mees sempat mendapat cedera ketika melawan Willem II.
Fans online akhirnya terbelah dalam dua kubu. Mereka yang kontra langsung memberikan kritikan pedasnya.
"Yang penting udah banyak dapat subscriber di eksklusif nya, abis itu negata dilepeh," tulis akun @nitaerikananda2 di akun Mees Hilgers.
"Haha Elkan Baggot jilid 2 beneran inimah! Maret entar kalo masuk Garuda Calling lagi, pasti dia cari-cari alasan lagi biar ga dateng ke Indo. Yaudahlah, makasi ya Mees buat 2 pertandingannya bersama Indonesia. Good luck buat karirmu di FC Twente. Terimakasih lagi-lagi sudah membuat suporter Indonesia kecewa," beber akun @nadiyaptrsn.
"Pemain elit main di Indo sulit. Baru main 1x gaya selangit udah kaya paling bagus mainnya diantara pemain Indo lainnya. Ngakak gua ngakak, Mees Out," tulis @coki.ramadhan.
Sementara bagi yang pro, fans seharusnya menerima keputusan yang diambil dan tetap mendukung karir Mees Hilgers serta mendoakan segera pulih dari cederanya.
Tak sedikit juga yang mendukung apa yang dilakukan oleh FC Twente dalam memproteksi pemainnya. Bagi netizen yang pro, hal itu wajar dilakukan oleh klub karena mereka memiliki hak melepas atau mempertahankan ketika mendapat panggilan negara.
Bahkan banyak netizen yang meminta maaf di kolom komentar Mees Hilgers maupun FC Twente karena oknum netizen yang asal ceplos tanpa mencari tahu keputusan Mees maupun klubnya.
"Staf FC Twente, Official, dan fans tolong jangan lihat komentar jelek ya. Mereka (fans kontra) tidak tahu alasannya," tulis akun @eowyrin di unggahan Instagram FC Twente.
"Buat admin Twente apabila ada orang Indonesia yang nyerang klub anda, abaikan saja mereka bukan fans Timnas Indonesia. Mereka hanya orang-orang Indonesia yang gak suka perkembangan sepak bola Indonesia. Saya sebagai warga Indonesia meminta maaf atas perbuatan mereka," beber akun @berkah_thriftcell.
"Coba pakai sosmed kalian dengan bijak yah, jangan bikin malu Indonesia," harap akun @mchmdirfanfrdaus. (*)