BALIEXPRESS.ID - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, kembali mencuri perhatian setelah mencetak gol kemenangan yang membawa Garuda menang 1-0 atas Bahrain.
Gaya selebrasi khasnya, Head High, kembali menghiasi layar kaca, membuat publik penasaran dengan sosoknya.
Namun, satu hal yang menarik perhatian lebih dalam adalah garis keturunannya. Banyak yang bertanya, benarkah Ole Romeny memiliki darah Indonesia?
Baca Juga: Tanpa Mesin, Ogoh-ogoh Tulak Tunggul Jadi Sorotan, Karya Seni dengan Filosofi Mendalam
Profil & Garis Keturunan Ole Romeny: Striker Garuda yang Makin Bersinar
Dilahirkan di Nijmegen, Belanda, pada 20 Juni 2000, Ole Romeny sebenarnya tidak memiliki darah Indonesia langsung. Namun, nenek dari pihak ibunya lahir di Medan, Sumatera Utara.
Statusnya dalam naturalisasi masuk dalam kategori "blijvers", serupa dengan Maarten Paes, yang lebih dulu memilih membela Timnas Garuda.
Kariernya makin melejit setelah memasuki usia 25 tahun, membuktikan dirinya sebagai striker murni dengan finishing tajam.
Baca Juga: Warung Makan di Semarapura Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
Kini, ia memperkuat Oxford United FC di EFL Championship, kasta kedua Liga Inggris musim 2024/2025.
Statistik & Karier Ole Romeny: Mesin Gol yang Tak Bisa Dianggap Remeh
Berdasarkan data Transfermarkt, sebelum bergabung dengan Oxford United pada Januari 2025, Romeny membela FC Utrecht dengan torehan:
-
Musim 2023/2024 → 17 penampilan, 1 gol
-
Musim 2024/2025 → 14 laga, 2 gol
Secara keseluruhan, Romeny telah bermain 177 kali di level profesional, mencetak 39 gol dan 15 assist, menunjukkan konsistensinya sebagai ujung tombak yang bisa diandalkan.
Menariknya, sebelum membela Indonesia, Romeny juga pernah memperkuat Timnas Belanda U-15 hingga U-20, mencatat 10 caps dan 1 gol antara tahun 2014 hingga 2019.
Ole Romeny, Harapan Baru di Lini Depan Timnas Garuda?
Dengan insting gol yang tajam, Romeny menjadi harapan baru untuk mempertajam lini serang Timnas Indonesia.
Nyatanya, gol-gol penting Timnas Garuda kini kerap lahir dari kakinya. ***
Baca Juga: Amor Ing Acintya! Kecelakaan Maut Motor Vs Truk Box, Anak 12 Tahun Asal Gianyar Tewas di Denpasar
Editor : I Putu Suyatra