KARANGASEM, BALI EXPRESS - Wisatawan yang berkunjung ke Pura Agung Besakih, Rendang, Karangasem, Bali, saat ini tidak bisa menikmati pelayanan mobil listrik (buggy) secara gratis. Hal itu menyusul Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih mengenakan tarif bagi wisatawan yang ingin menggunakan fasilitas tersebut.
Humas Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Putu Gede Asnawa yang dikonfirmasi, Rabu (5/7) membenarkan hal tersebut. Tarif yang dikenakan antara wisatawan asing dengan wisatawan domestik dikatakan berbeda. "Wisatawan asing Rp 30 ribu tiap wisatawan untuk sekali antar. Wisatawan domestik Rp 20 ribu untuk sekali antar," ujarnya.
Ketentuan tersebut disebut sudah berlaku sejak tanggal 1 Juli 2023. Sedangkan sebelum itu, untuk menggunakan fasilitas tersebut sudah termasuk didalam tiket masuk. Sehingga wisatawan tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk menggunakan fasilitas tersebut.
Sedangkan untuk tiket masuk sendiri diakui tidak mengalami peningkatan. Untuk wisatawan asing masih dikenakan Rp 60 ribu, sedangkan untuk domestik seharga Rp 30 ribu. "Itu sudah termasuk jasa sarung dan pendamping guide lokal," tandasnya.
Ia mengakui alasan dasar diberlakukannya ketentuan tersebut lantaran sudah menjadi perencanaan Badan Pengelola itu.
"Ya itu sudah menjadi perencanaan Badan (pengelola)," pungkasnya.
Editor : I Putu Suyatra