Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

10 Besar Negara Pemasok Turis ke Bali, Ternyata Rusia Paling Buncit, Nomor Dua Ada Perubahan

Suharnanto • Kamis, 6 Juli 2023 | 14:25 WIB
Bandara Ngurah Rai, Bali
Bandara Ngurah Rai, Bali

DENPASAR, BALI EXPRESS-Turis Rusia yang belakangan dikabarkan banyak ‘menguasai’ Bali ternyata salah. Buktinya data terbaru dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dari sepuluh besar negara-negara pemasok wisatawan asing (Wisman) ke Bali peringkat pertama masih diduduki Australia. 

Di semester satu dari bulan Januari sampai Juni 2023, wisman asal negeri Kanguru tersebut sejumlah 605.032 orang. Peringkat kedua ditempat India 216.425 orang. Kemudian, disusul Amerika Serikat 121.700 orang. Keempat ditempati Inggris 119.082 orang. Lalu Singapura 113.785 orang. Tiongkok yang sebelum pandemi cukup tinggi, saat ini tercatat 106.793 orang. Sementara Malaysia dengan jumlah 100.039 orang menempati posisi ketujuh yang disusul Korea Selatan 98.017 orang. Jerman berada di urutan kesembilan dengan jumlah kunjungan 87.013 orang. Nah untuk posisi paling buncit atau kesepuluh ditempati Rusia 85.652 orang.

“Hal ini dikarenakan efek tindakan tegas Imigrasi terhadap bule Rusia yang kerap berulah di Bali,”ujar Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Shandro Bobby Raymon pada wartawan, Rabu (5/7).

 Ia menyebutkan, kunjungan turis Rusia ke Bali mulai turun sejak Bulan Maret hingga April 2023 karena bulan sebelumnya yaitu di Bulan Januari 2023 kunjungan turis Rusia ada diperingkat tiga terbanyak ke Bali. 

Imigrasi membantah turunnya turis Rusia ke Bali karena invasi yang dilakukan negaranya ke Ukraina atau karena terjadinya krisis. “Karena, jika menyangkut krisis negara-negara yang lain tidak berubah posisinya,”pungkasnya.

Editor : I Putu Suyatra
#bali #pariwisata #wisatawan asing