DENPASAR, BALI EXPRESS - Memasuki tahun ke-16, penyelenggaraan AstraPay Sanur Village Festival (Sanfest) kali ini mengusung tema AMRTA SAGARA yang akan berlangsung mulai 19 sampai 23 Juli 2023. Festival desa bertaraf internasional ini akan kembali digelar di Pantai Matahari Terbit, Sanur.
Ketua Umum Sanur Village Festival, Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, sampai saat ini persiapan di venue yang terletak di Pantai Matahari Terbit, Sanur hampir mencapai 100 persen. Sebelumnya sudah digelar sejumlah kegiatan pra-acara Sanur Village Festival 2023 seperti Road to Sanur Village Festival, Sanur Motor Show, Festival Layangan Internasional dan Live Fun Run.
Gusde Sidharta menyebutkan, target pada Sanfest kali ini yakni sebanyak 100.000 kunjungan selama 5 hari, dengan target transaksi mencapai lebih dari Rp 5 miliar atau meningkat dari tahun sebelumnya.
“Tapi target bukanlah satu-satunya yang ingin kita capai. Setelah pandemi terus terang saya berpikir tentang quality, bukan quantity. Dulu kan pokoknya sedikit orang datang, kita promokan agar orang datang. Kita target 90.000 sampai 100.000 dengan kunjungan harian 15.000 sampai 20.000 per hari, dengan luas venue sekitar 3-4 hektar,” ungkapnya saat ditemui di Yayasan Pembangunan Sanur, Seni. (17/7).
Penyelenggaraan kali ini, Sanfest lebih tanggap terhadap perubahan, karakter dan inovasi di dunia pariwisata yang tumbuh mengikuti perkembang di era digital ini. Penerapan agar masyarakat terbiasa dengan digital yaitu memasyarakatkan pembayaran nontunai (cashless) seperti yang dicanangkan pemerintah, dengan menggandeng AstraPay sebagai pendukung festival.
Sanfest 2023 ini, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, menyajikan kegiatan food festival, food heritage, green booth, kite surfing, tenis, parade jukung, bazar, bersih-bersih pantai, penanaman pohon langka, fashion show, yoga, pelepasan tukik, penanaman terumbu karang dan aneka talk show.
Selain itu menampilkan potensi seni budaya, UMKM, pariwisata lokal Sanur, juga menghadirkan sejumlah musisi dan artis nasional yang diharapkan menarik animo dan atensi masyarakat untuk menyemarakkan gelaran Sanfest 2023. Diantaranya ada Gus Teja, Trisumi Java Jive, Fatur & Nadila, Govinda, Jaz, Nyoman Paul, Inabila Taqiyyah, Anggis Devaki Assia Keva Jordan Susanto, Gus Agung Gotama, Tude & Friend Fone Cold Killer, Nancy Ponto & Friends, Oemah Drum Creative Crazy Horse Small Axe Reggae, Reggae Jamz. Selanjutnya, ada Naluri Manca, Sanur Ngaro, Maha Bajra Sandi, Balaganjur Saba Yowana, Dalang Sidia, Balaganjur Tangtu, Okokan Brahma Diva Kencana, Fashion Show KCKB dan Fashion Show Lembayung Bali.
“Tahun ini, Sanur Village Festival juga bekerjasama dengan Dentsu Jepang. Ini adalah perusahaan marketing nomor lima terbesar di Dunia, nomor satu di Jepang. Tujuan kerjasama mengembangkan tiga hal di Sanur, pertama adalah pembangunan sebuah aplikasi terintegrasi, dimana ada informasi, dan transaksionalnya,” beber Ketua PHRI Denpasar ini.
Disamping itu, sinergitas ini juga mendorong terwujudnya ekosistem kendaraan listrik di Sanur, dimana Sanur Village Festival akan mendapat sumbangan kendaraan listrik dari Dentsu Jepang, sehingga bisa mendukung keberlangsungan transportasi ramah lingkungan. Ditambah akan dibangun terminal charging untuk kendaraan listrik di Sanur.
“Di sini ada contoh tempat sampah dari Jepang yang bisa dikompres tiga hingga lima kali. Pengenalan garbage bin produksi Densu dilakukan selama penyelenggaraan SVF 2023 ini. Sampah-sampah yang berhamburan bisa dikompres sehingga efisien,” ungkapnya.
Terkait kemacetan, Menurut Gusde Sidharta, untuknmengeliminasi ketidaknyamanan pengunjung Sanfest, panitia penyelenggara akan menerapkan beberapa pola. Salah satu caranya dengan memperbesar parkir di dalam, sehingga tidak perlu kendaraan memutar.
“Akses masuk akan ada drop zone (zona penurunan penumpang) sekarang. Juga akan ada shuttle yang membawa penumpang dari tempat parkir di luar area Pantai Matahari Terbit, misalnya parkir dekat Mak Beng Area, dari sana akan ada shuttle menuju drop zone,” jelasnya.
Editor : I Putu Suyatra