GIANYAR, BALI EXPRESS - Pura Tirta Empul adalah salah satu tempat suci yang paling terkenal di Bali.
Tirta Empul terletak di Desa Manukaya, kecamatan Tampaksiring, kabupaten Gianyar, Bali.
Salah satu tempat melukat paling favorit di Bali ini menawarkan kombinasi keindahan arsitektur tradisional dan makna spiritual yang dalam.
Dikenal karena mata air suci di dalamnya, Pura Tirta Empul telah menjadi tujuan wisata yang menarik baik bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik.
Pura Tirta Empul ditemukan sekitar tahun 926 Masehi, pada masa dinasti Warmadewa yang berkuasa dari abad ke-10 hingga abad ke-14.
Nama pura ini berasal dari nama mata air suci yang disebut "Tirta Empul." Sejumlah mitos beredar di masyarakat Bali mengenai asal-usul Tirta Empul, menambah daya tarik dan misteri pura ini.
Keunikan utama Pura Tirta Empul terletak pada mata air alami yang berada di dalam kompleks pura.
Mata air ini digunakan oleh umat Hindu sebagai tempat permandian untuk menyucikan diri dan memohon tirta suci.
Pemujaan utama di pura ini ditujukan kepada Dewa Indra. Mata air ini dinamai Tirta Empul, yang berarti "mata air suci yang timbul dari tanah."
Seiring berjalannya waktu, sebuah pura dibangun di sekitar mata air ini untuk memuja Dewa Indra, dan pura tersebut diberi nama Pura Tirta Empul.
Di dalam kompleks Pura Tirta Empul, terdapat dua kolam besar dengan berbagai pancuran air. Kedalaman air kolam mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Air di kolam sangat jernih dan menyegarkan.
Umat Hindu melakukan ritual penyucian diri dengan membasahi badan dan kepala di bawah pancuran air.
Ada total 26 pancuran, termasuk Tirta Sudamala, Tirta Penglukatan, dan Tirta Panegtegan, masing-masing dengan fungsi dan nama yang berbeda.
Pengunjung non-Hindu juga diperbolehkan untuk melakukan pelukatan (penyucian diri di pancuran), tetapi harus mengikuti aturan yang berlaku di pura.
Ini termasuk memakai kain sarong untuk menutupi bagian bawah tubuh dan memakai selendang yang diikatkan di pinggang, terutama bagi wanita yang tidak sedang datang bulan.
Peralatan ini bisa disewakan di loket depan pura untuk kenyamanan pengunjung.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Pura Tirta Empul adalah saat bulan purnama, ketika banyak umat Hindu melakukan persembahyangan di sini.
Jika Anda ingin merasakan pengalaman melukat (penyucian diri di pancuran), disarankan berkunjung di pagi hari dan hindari hari libur serta akhir pekan untuk menghindari kerumunan pengunjung.
Tidak hanya sebagai tempat wisata yang memukau, Pura Tirta Empul juga merupakan bagian penting dari sejarah dan budaya Bali yang kaya.
Dengan keindahannya dan makna spiritualnya, pura ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi siapa pun yang datang ke Gianyar, Bali.