TABANAN, BALI EXPRESS- Desain konsep penataan kawasan wisata Bedugul di Desa Batusesa, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali sudah hampir rampung.
Dalam desain terbaru kawasan wisata Bedugul, Pemkab Tabanan merancang parkir empat lantai.
"Rancangan desainnya (kawasan wisata Bedugul,Red) sudah hampir rampung, sudah hampir 90 persen. Desain ini sudah dikoordinasikan dengan tokoh-tokoh terkait, seperti tokoh adat dan yang lainnya, pada intinya mereka sudah setuju," jelas Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya Selasa, 19 Desember 2023.
Selain desain konsep destinasi untuk menjadikan kawasan Bedugul bisa kembali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Tabanan, dalam redesain ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas tempat parkir empat lantai.
Hal ini sengaja dilakukan karena menurut Sanjaya, tempat parkir masih menjadi salah satu kelemahan destinasi wisata yang ada di Tabanan, seperti di DTW Jatiluwih.
Minimnya tempat parkir ini, berpotensi menganggu kenyamanan wisatawan.
Dengan adanya parkir empat lantai ini, diharapkan DTW Bedugul bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang nyaman dan mampu menyumbang kunjungan wisatawan ke Tabanan.
"Dengan adanya tempat parkir empat lantai ini, maka ribuan kendaraan bisa tertampung, dan tidak akan menganggu kenyamanan wisatawan," lanjutnya.
Terkait anggaran, Bupati Sanjaya menyebutkan jika proses redesain Bedugul ini memerlukan anggaran dana yang cukup besar. Maka untuk seluruh prosesnya harus dilakukan secara bertahap.
"Anggarannya belum final, semuanya perlu persiapan secara bertahap, apalagi yang ditata ini adalah kawasan Bedugul yang dikeliling danau, jadi sabar dulu," ungkap Sanjaya.
"Kami rencanakan akan mulai dibangun tahun 2024, namun jika tidak, paling lambat tahun 2025 pembangunan akan dimulai," tambah Bupati Sanjaya.
Dinas Pariwisata Tabanan sebelumnya menyatakan redesain ini meliputi penataan di kawasan Bedugul yang dulu merupakan aset Pemkab Tabanan berupa tanah, bangunan, hotel dan restoran yang dikembalikan oleh pihak pengelola yakni Wayan Purnayasa pada tahun 2013.
Redesain ini meliputi penataan kawasan yang disesuaikan dengan fungsinya, seperti tempat parkir, fasilitas wisata dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan aktivitas wisata. (*)
Editor : I Made Mertawan