Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warung Sate Kakul di Ubud Bali, Kuliner Khas yang Menggoda dengan Sentuhan Dekorasi Bambu

Rika Riyanti • Jumat, 8 Maret 2024 | 21:15 WIB
Sate kakul, salah satu kuliner di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Sate kakul, salah satu kuliner di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

GIANYAR, BALI EXPRESS - Malancaran ke Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali belum pas rasanya jika belum mampir ke kuliner satu ini, yaitu kuliner sate.

Kuliner sate di Ubud ini terbilang cukup jarang ditemukan. Apalagi kalau bukan sate kakul.

Sate kakul merupakan salah satu jenis sesatean yang menggunakan daging utamanya yakni siput sawah atau di Bali disebut kakul.

Kakul sendiri memiliki aroma khas seperti ikan, hanya saja lebih pekat.

Maka untuk mengolah kakul ini perlu teknik-teknik khusus agar aroma khasnya tidak tertinggal.

Dahulu, kakul merupakan kuliner yang jamak ditemukan. Masyarakat lokal sering mengolah kakul karena kakul mudah ditemukan di persawahan.

Namun, seiring terkikisnya habitatnya, kakul menjadi jarang ditemukan.

Di Ubud, tepatnya di Jalan Raya Tebongkang, ada salah satu warung makan yang menyediakan berbagai olahan kakul.

Mulai dari sate kakul, ares kakul, kakul suna cekuh, bahkan siput sawah ini disulap menjadi makanan kekinian yakni rice bowl kakul.

Tidak hanya menu individu, di Warung Sate Kakul juga menyediakan menu paketan. Mulai dari paketan kakul untuk dua orang seharga Rp70.000, paket kakul untuk lima orang seharga Rp182.000.

Paket kakul untuk 10 orang seharga Rp349.000. Isiannya yakni nasi putih, sate kakul, kakul suna cekuh, ares kakul, ada juga kakul bumbu bakar serta gratis es teh.

Untuk rasanya sendiri, mirip daging gurita. Di Warung Sate Kakul, bumbunya medhok dan pedasnya pas.

Selain olahan daging kakul, Warung Sate Kakul juga menyediakan menu ikan gurame, ayam goreng, dan masih banyak lagi.

Pelanggan pun dimanjakan dengan suasana tempat makannya yang estetik dengan dekorasi bambu.

Konsumen juga bisa memilih duduk di gazebo yang telah disediakan mencicipi hidangan sambil menikmati hamparan pemandangan hijau di sekitarnya.

Untuk ke Warung Sate Kakul, Anda bisa datang setiap hari mulai pukul 08.00-22.00 Wita. Jangan sampai nggak mampir ya, ini langganan para influencer Bali. (*)

 

Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : I Made Mertawan
#bali #ubud #gianyar #sate kakul #kuliner