BALIEXPRESS.ID – Mengusung konsep kuliner Prancis-Italia dengan nuansa khas Eropa, Bartolo di Uluwatu kian mencuri perhatian dunia kuliner.
Tiga tahun sejak pertama kali dibuka, restoran ini sukses menembus daftar restoran terbaik versi sejumlah media gaya hidup dan perjalanan terkemuka di kawasan Asia Pasifik.
Bartolo masuk dalam daftar “25 Restoran Terbaik di Indonesia” versi Travel + Leisure melalui ajang Tastemakers 2024. Media tersebut menyebut Bartolo sebagai “a slice of Europe in Uluwatu” — secuplik suasana Eropa yang hangat di tengah tropisnya Bali. Pengakuan juga datang dari Urban List yang menyebut Bartolo sebagai “permata lingkungan yang cheeky”, serta dari Honeycombers yang memasukkannya ke dalam daftar “25 Restoran Terbaik di Bali” berkat keunggulan rasa, suasana, dan karakter lokal yang kuat.
Didirikan oleh Rafael Nardo, seorang veteran industri perhotelan asal Brasil, Bartolo lahir dari kerinduan akan pengalaman bersantap yang lebih personal. “Bartolo adalah tentang layanan yang tulus, nuansa hangat, dan kualitas tanpa kompromi,” ujar Nardo. Ia menggambarkan Bartolo sebagai tempat yang memadukan estetika jalanan Eropa dengan semangat lokal Bali: bersahaja, hangat, dan menyatu dengan lingkungan.
Konsep “bistro Eropa di Bali” ini juga mendapat pujian dari delicious. Australia, media kuliner bergengsi dari Negeri Kanguru. Media tersebut menilai Bartolo sebagai salah satu tempat terbaik di kawasan untuk menikmati aperitivo, serta menyoroti sajian berbagi yang disusun secara cermat dalam suasana yang elegan namun tetap ramah.
Bartolo juga merupakan “saudara” dari Lulu Bistrot di Canggu yang baru dibuka pada 2023 dan telah masuk dalam daftar “30 Restoran Terbaik di Indonesia” versi Prestige Indonesia.
Kelezatan Prancis-Italia dengan Bahan Lokal
Dipimpin oleh Executive Chef Austin Milana, dapur Bartolo menyuguhkan berbagai menu comfort food ala Prancis-Italia dengan sentuhan lokal yang kuat. Beberapa menu andalan antara lain pici cacio e pepe dengan truffle, beef bourguignon dengan kentang krim, serta entrecôte dengan Café de Paris butter. Menu ringan seperti kerang lokal dengan saus lemon butter dan kroket polenta juga menjadi favorit untuk dinikmati di bar.
Sebagai pelengkap, Bar Bartolo menawarkan berbagai koktail khas yang menyegarkan. Salah satu minuman andalannya, Bartolo Spritz, terbuat dari Limo aperitivo, madu, mint, dan tonic yang disajikan dari keran. Pilihan lainnya seperti black salt margarita dan Calamansi Paloma semakin memperkaya suasana santai namun berkelas.
Tidak hanya itu, Bartolo juga dikenal sebagai titik temu komunitas Uluwatu. Berbagai acara rutin seperti Pasta Fridays, happy hour spritz, hingga kolaborasi kuliner bersama chef dan mixologist internasional, menjadikan Bartolo sebagai pusat aktivitas sosial yang semarak.
Salah satu acara yang paling mencuri perhatian adalah makan malam eksklusif bersama chef asal Brasil, Dario Costa, dan mixologist Vinicius Parra, yang menghadirkan sajian laut tropis dalam satu malam penuh kehangatan.
Lebih dari Sekadar Kuliner
“Di Bartolo, semuanya kami kerjakan dengan hati,” ungkap Nardo. “Mulai dari pemilihan bahan, penyajian makanan, hingga pelayanan — semuanya kami rancang untuk membuat setiap tamu merasa benar-benar diperhatikan.”
Dengan pencapaian yang terus menanjak dan pengakuan dari berbagai media internasional, Bartolo kini menjadi salah satu ikon kuliner yang mengangkat nama Uluwatu sebagai destinasi gastronomi kelas dunia.
Tentang Bartolo
Bartolo adalah bistro bergaya Prancis-Italia yang berlokasi di jantung Uluwatu, Bali. Didirikan oleh Rafael Nardo dan dipimpin oleh Chef Austin Milana, Bartolo menggabungkan kualitas rasa Eropa dengan kehangatan budaya lokal. Mengusung sajian berbagi dan koktail khas dalam suasana yang santai namun elegan, Bartolo telah menjadi pilihan utama warga lokal dan wisatawan internasional yang mencari pengalaman bersantap berkelas di selatan Bali. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana