Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembangunan Timpang dan Kemacetan: Adi Wiryatama Optimis MRT Jadi Solusi

R
Penulis: Rika Riyanti❯

Menjelang Pergantian DPRD Bali, Adi Wiryatama Yakin Pembangunan akan Lebih Merata
Menjelang Pergantian DPRD Bali, Adi Wiryatama Yakin Pembangunan akan Lebih Merata


Advertisement

BALIEXPRESS.ID- Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, menegaskan bahwa Bali masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan, terutama dalam hal pembangunan yang masih timpang dan masalah kemacetan yang setiap hari terjadi.

Meski demikian, Adi optimistis dengan program-program yang sedang berjalan, terutama terkait rencana peluncuran MRT yang diharapkan bisa mengatasi masalah kemacetan.

Advertisement

“PR-nya kalau kita bilang PR masih banyak. Kita menghadapi pembangunan masih timpang, kemacetan yang setiap hari ada, tapi itu semua sudah dalam suatu program. Semoga MRT bisa segera diluncurkan, kemacetan bisa terjawab. Itu yang menjadi tugas harian sekarang sebetulnya. Di samping ketimpangan, sudah dibuat juga jalan akses ke Singaraja, sudah mulai ke Nusa Penida, pelabuhan sudah bagus. Yang penting akses sudah ada, pembangunan pasti merata,” ujar Adi Wiryatama, Sabtu (17/8).

Menjelang pergantian DPRD Bali, Adi juga memberikan pandangannya terkait peluang Dewa Made Mahayadnya, atau yang akrab disapa Dewa Jack, sebagai penggantinya.

Advertisement

Adi menyebut bahwa peluang Dewa Jack untuk menjadi Ketua DPRD Bali sangat besar.

“Peluang Dewa Jack jadi Ketua DPRD Bali hampir 90 persen, yang 10 persen itu Tuhan yang tahu. Secara hitung-hitungan politik saya 90 persen, tapi 10 persen ada Tuhan di atas,” kata Adi Wiryatama.

Adi juga menyatakan kepercayaan penuhnya kepada Dewa Jack yang telah lama menjadi kader partai.

“Saya percaya 100 persen karena sudah menjadi kader kita dari awal,” tegasnya.

Selain itu, Adi juga memberikan pesan khusus kepada para calon legislatif baru agar tetap menjalin komunikasi yang baik dengan eksekutif. Menurutnya, sinergi antara legislatif, eksekutif, dan media sangat penting untuk membangun Bali.

“Ya, tetap harus berkomunikasi dengan eksekutif. Kita tidak bisa membangun Bali ini sendiri. Jadi eksekutif membangun fisiknya, legislatif membangun perangkat lunak aturannya,” tutup Adi Wiryatama.(ika)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

MRT Batal, Koster Pastikan Bali Bangun ART Mulai 2027

MRT Batal, Koster Pastikan Bali Bangun ART Mulai 2027

Pemerintah Provinsi Bali memastikan proyek tersebut tidak lagi menggunakan skema Mass Rapid Transit (MRT), melainkan beralih ke Autonomous Rail Rapid Transit (ART) atau trem listrik otonom.

Kurangi Kemacetan, Dinas PUPR Badung Perlebar Simpang Siligita

Kurangi Kemacetan, Dinas PUPR Badung Perlebar Simpang Siligita

Dinas PUPR Badung kini memulai melakukan pelebaran jalan di Simpang Siligita, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, lantaran di kawasan tersebut sering terjadi kemacetan terutama pada sore hari.

Atasi Kemacetan, Bupati Adi Arnawa Matangkan Pinjaman Daerah Bersama Kementerian

Atasi Kemacetan, Bupati Adi Arnawa Matangkan Pinjaman Daerah Bersama Kementerian

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah strategis guna mempercepat penanganan kemacetan lalu lintas yang mengancam keberlanjutan pariwisata Bali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer