BALI EXPRESS, MANGUPURA – Menyambut siswa baru tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), Pemkab Badung kembali mengadakan seragam gratis. Bedanya dengan tahun sebelumnya, seragam gratis tak hanya diberikan pada siswa di sekolah negeri, melainkan juga swasta. Hanya saja, untuk sekolah swasta akan disalurkan melalui bantuan hibah.
Setelan pakaian yang akan diberikan rencananya adalah seragam putih-merah untuk SD negeri. Ditambah seragam endek, pramuka dan pakaian olahraga. Sementara untuk SMP negeri adalah seragam putih-biru. Juga ditambah seragam endek, pramuka, dan pakaian olahraga.
Saat ini untuk pengadaan sejumlah seragam ini tengah proses tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung. Proyek pengadaan seragam ini berada dibawah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung. Anggaran bersumber dari APBD Badung Tahun Anggaran 2019. Namun yang masuk tender baru seragam endek. Seragam endek untuk siswa baru SMP negeri dianggarkan dengan nilai Pagu Paket Rp 3.111.955.000 (Rp 3,1 miliar) dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 3.031.124.191 (Rp 3,03 miliar). Sedangkan untuk siswa SD negeri seragam endek dianggarkan dengan Nilai Pagu Paket sebesar Rp 2.805.000.000 (Rp 2,8 miliar) dan HPS Rp 2.664.750.000 (Rp 2,6 miliar). “Iya, ada pengadaan seragam gratis untuk siswa baru tingkat SD dan SMP negeri,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Gedung dan Sarana Disdikpora Badung, Putu Roby Widya Harsana, Jumat (28/6) kemarin.
Seragam ini, kata dia, akan diberikan secara gratis khusus untuk siswa baru yang bersekolah di SD dan SMP negeri. Dalam pembagiannya, para siswa baru akan diberikan dalam bentuk kain. Kemudian siswa yang akan menjahit sesuai dengan ukurannya. Namun, ongkos jahit akan tetap dibayar pemerintah. Khusus untuk biaya jahit pakaian, lanjut Roby, per stel pakaian akan diberikan ongkos jahit sebesar Rp 110 ribu dipotong pajak. “Dapat seragam, tapi siswa dapatnya kain, nanti mereka yang menjahit, dan kita berikan ongkos jahitnya. Biar tidak salah ukuran,” ujarnya.
Mengenai pembagian seragam, direncanakan September mendatang. Dengan demikian, siswa bisa mengenakan saat awal kegiatan belajar mengajar. “Target akhir September sudah kami bagikan,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan, mengenai siswa baru tingkat SD dan SMP swasta, sesuai kebijakan Bupati Badung, 2019 ini juga akan diberikan seragam gratis. Hanya saja sistemnya berbeda dengan sekolah negeri. Untuk siswa swasta akan diberikan dalam bentuk bantuan hibah. Jadi, pengadaannya akan dilakukan langsung oleh sekolah bersangkutan. “Swasta juga dapat seragam, tapi dalam bentuk bantuan hibah. Jadi, langsung ke sekolah, tidak di kami,” katanya.
Mengenai seragam untuk siswa sekolah swasta ini, imbuhnya sudah ada petunjuk teknisnya (Juknis). Sekolah swasta tinggal mengikuti petunjuk tersebut. Di antaranya, seperti model pakem pakaian, jenis pakaian dan jumlah pakaian yang harus dibeli. “Untuk bantuan hibah ini, sekolah swasta sudah diberikan pengarahan. Model atau pakem pakainya harus seragam sesuai Juknis,” tandasnya.
Editor : I Putu Suyatra