Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Miris! Jalan di Desa Ban Masih Ada Beralaskan Tanah

I Wayan Adi Prabawa • Selasa, 16 Januari 2024 | 03:01 WIB
TANAH: Kondisi jalan di salah satu banjar yang ada di wilayah Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem yang beralaskan tanah.
TANAH: Kondisi jalan di salah satu banjar yang ada di wilayah Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem yang beralaskan tanah.

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Jalan bertanah masih terlihat di wilayah Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Disana, hampir sekitar 50 persen ruas jalan belum tertangani atau belum di aspal. Kondisi ini membuat pengendara menjadi kesulitan.

 

 

Menurut informasi yang diperoleh, apabila wilayah tersebut di guyur hujan membuat jalan yang masih beralaskan tanah itu licin.

 

Sedangkan apabila musim kemarau atau terdapat sinar matahari terik membuat jalan menjadi berdebu. Kondisi ini juga membuat para pejalan kaki menjadi kesulitan dengan adanya banyak debu tersebut.

 

 

 

Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiantara mengungkapkan, hampir 50 persen jalan disana belum di aspal. Itu merupakan infrastruktur yang sering di lalui masyarakat. "Hampir 50 persen jalan di Ban tidak di aspal atau rabat beton. Padahal jalan sering dilalui siswa bersekolah. Warga yang hendak ke ladang atau ke pusat desa juga melewatinya," ujarnya, Senin (15/1).

 

 

Kondisi ini membuat seluruh warga berharap supaya jalan tersebut segera di perbaiki, karena hampir terjadi di seluruh banjar. "Hampir semua warga mengeluhkan kondisi jalan. Mereka meminta agar pemerintah daerah segera perbaiki jalan ini. Ini merupakan akses utama masyarakat di Ban. Biasanya mereka melintas saat akan sembahyang, ke pasar, dan mengantar anak ke sekolah," lanjutnya.

 

 

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR dan Perkim Karangasem Wayan Surata Jaya yang dikonfirmasi mengakui adanya jalan yang belum mendapat perbaikan di Desa Ban. Namun demikian, ditegaskan olehnya setiap tahunnya Desa Ban pasti mendapat penanganan untuk perbaikan jalan. “Setiap tahun khusus di Ban, satu ruas jalan pasti mendapatkan penanganan dibanding desa lain di Karangasem,” imbuh Surata Jaya.

 

 

 

Ditambahkan, dari 1.202 kilometer jalan di Kabupaten Karangasem, sekitar 230 kilometer masih dalam kondisi rusak. Jika di hitung persentase, jumlahnya mencapai sekitar 20 persen. Setiap tahunnya ada saja yang mendapat penanganan. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #Bertanah #karangasem #rusak #jalan #desa ban