Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Waspada! Jalan Jebol di Payan Selemadeg, Lalu Lintas Terapkan Sistem Buka Tutup

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 3 Desember 2025 | 14:41 WIB
Proses perbaikan jalan jebol di ujung jembatan Payan, Kecamatan Selemadeg yang dilakukan oleh Balai Jalan Nasional Selasa (2/12/2025). 
Proses perbaikan jalan jebol di ujung jembatan Payan, Kecamatan Selemadeg yang dilakukan oleh Balai Jalan Nasional Selasa (2/12/2025). 

BALIEXPRESS.ID- Jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di ujung Jembatan Payan, Banjar Dinas Payan, Desa Adat Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, tampak berlubang.

Lubang dengan diameter sekitar 1 meter dan kedalaman 2 meter itu terlihat menganga sejak Selasa (2/12/2025) pagi.

Seorang warga bernama Nyoman Agus Suriawan mengatakan, jalan sudah mulai cekung, atau tanda-tanda ambles sedikit demi sedikit sudah terlihat sejak sebulan lalu.

“Sebelumnya sudah terlihat tanda-tanda akan jebol. Penyebab jebol karena tergerus air hujan sehungga lapisan tanah ambles,” jelasnya

Agus Suriawan yang juga Perbekel Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg ini menyebutkan bahwa dampak dari jebolnya jalan ini arus lalu lintas di sekitar jalan tersebut mengalami gangguan, sehingga sistem buka tutup oleh dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menghindari kemacetan panjang.

Camat Selemadeg I Wayan Budiarsana mengatakan, jalan jebol sudah mendapat penanganan perbaikan.

Lubang itu timbul akibat tanah dibawahnya tergerus air dan sebelumnya sudah terlihat sisa lubang kemarin.

“Saat ini tinggal diurug saja dan segera selesai. Syukurnya beton jalan masih bagus. Namun karena ada truk mogok karena as panjang patah sehingga memperparah macet,” jelasnya. 

Polsek Selemadeg, Kompol I Wayan Swastika, ketika dikonfirmasi terpisah, membenarkan bahwa jalan utama penghubung Denpasar-Gilimanuk mengalami gangguan serius setelah terjadi jalan ambles di Jembatan Payan sejak pukul 04.30 Wita. 

“Untuk antisipasi kemacetan, kami melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian sejak pukul 08.05 Wita. Sedangkan proses pengamanan jalur perbaikan juga melibatkan Kanit Kamseltibcar bersama personil lainnya,” ungkapnya. 

Dilanjutkan Swastika, proses perbaikan jalan sudah dilakukan, di lokasi terlihat sebanyak 10 orang dari Balai Jalan Nasional Jawa-Bali, telah memulai perbaikan hari itu juga dengan melakukan pengurukan agregat. 

“Tim Balai Jalan menyatakan jika proses perbaikan akan dilakukan dengan cepat hingga jalan selesai, sehingga bisa segera memulihkan fungsi jalan secara normal. Kami tetap menghimbau kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lokasi hingga pengerjaan selesai,” tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Jalan Jebol #selemadeg #tabanan