BALIEXPRESS.ID - Pemkab Karangasem dipastikan absen menggelar lomba ogoh-ogoh pada perayaan Nyepi tahun ini.
Keterbatasan anggaran menjadi alasan utama ajang kreativitas tersebut belum bisa terlaksana.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem Putu Eddy Surya Artha menjelaskan, kondisi keuangan daerah belum memungkinkan untuk mengalokasikan dana khusus pelaksanaan lomba.
Menurutnya, selama ini pemerintah kabupaten memang belum pernah secara mandiri mengadakan lomba ogoh-ogoh.
Untuk tahun-tahun sebelumnya, Eddy menyampaikan, kegiatan serupa difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan setempat.
“Kami berharap ke depan bisa mengakomodasi kreativitas generasi muda melalui lomba ogoh-ogoh tingkat kabupaten,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Meski demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan agenda tersebut dapat direalisasikan pada tahun mendatang.
Perencanaan awal telah disusun, dengan catatan dukungan anggaran tersedia.
Walaupun tanpa kompetisi resmi tahun ini, pemerintah daerah tetap mendorong partisipasi pemuda di tingkat desa adat.
Dinas Kebudayaan telah mengimbau agar dana hibah tahunan yang diterima desa adat dapat dialokasikan sebagian untuk mendukung kegiatan sekaa teruna-teruni di masing-masing banjar, termasuk pembuatan ogoh-ogoh.
Dengan langkah tersebut, tradisi pembuatan dan pengarakan ogoh-ogoh diharapkan tetap semarak saat malam pengerupukan, sehari menjelang Hari Raya Nyepi.
Pemerintah daerah pun optimistis semangat berkarya generasi muda tetap terjaga meski tanpa lomba resmi.
“Saya harap tahun depan, kami bisa menyelenggarakan lomba ogoh-ogoh sehingga kreativitas anak-anak muda bisa tersalurkan,” harapnya. (*)
Editor : I Made Mertawan