Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Amor ing Acintya! Pelajar 16 Tahun di Buleleng Tak Tertolong Usai Tabrakan Adu Jangkrik

Dian Suryantini • Kamis, 26 Februari 2026 | 07:58 WIB

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di Jalan KH Sholeh Iskandar Bogor.
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di Jalan KH Sholeh Iskandar Bogor.

BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Sawan, Kabupaten Buleleng.

Seorang remaja berstatus pelajar, I Nyoman Bhakta Karuna, 16, menghembuskan napas terakhirnya setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Singaraja–Sudaji KM 20, tepatnya di Banjar Dinas Rarangan, Desa Sudaji.

Peristiwa memilukan yang melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dan mobil Suzuki ST 100 ini terjadi Senin (24/2/2026) sekitar pukul 06.15 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang merupakan warga Desa Bebetin ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kerta Usada Singaraja.

Cedera kepala berat (CKB) dan pendarahan hebat pada telinga membuatnya tidak tertolong.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban mengendarai sepeda motor bernomor polisi DK 6069 UAX dari arah selatan menuju ke utara.

Saat itu, jalur utama tersebut sedang dalam kondisi mobilitas pagi hari yang cukup aktif.

Petaka muncul ketika korban melintas di lokasi kejadian. Diduga kurang fokus atau terlalu terburu-buru, korban mengambil haluan yang terlalu lebar hingga masuk ke jalur kanan.

Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan (utara ke selatan), muncul kendaraan Suzuki ST 100 dengan nomor polisi DK 1830 VP yang dikemudikan oleh Nyoman Supara,51, warga Desa Suwug.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan depan-depan atau 'adu jangkrik' tidak dapat terhindarkan. Pengendara motor terpental dan mengalami luka serius di bagian kepala," ungkap Yohana saat memberikan keterangan pada Rabu (25/2/2026).

Berbeda dengan nasib malang yang menimpa Nyoman Bhakta, pengemudi mobil Suzuki, Nyoman Supara, dilaporkan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka fisik sedikit pun.

Meski demikian, kedua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup signifikan dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp2 juta.

Kasus ini kini dalam penanganan Satlantas Polres Buleleng dan Polsek Sawan.

Petugas telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menanggapi seringnya terjadi kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur dan pelajar, Yohana menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas, terutama bagi pengendara muda yang sering kali mengabaikan keselamatan demi kecepatan.

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Kami mengimbau kepada seluruh orang tua dan masyarakat untuk lebih waspada. Pastikan konsentrasi tetap penuh saat berkendara dan jangan pernah mengambil jalur lawan arah hanya untuk mendahului jika situasi tidak memungkinkan," tegasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#kecelakaan #pelajar #buleleng