Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kalender Bali: Seperti Ini Karakter Seseorang yang Lahir pada Sukra Wage Uye

Putu Agus Adegrantika • Jumat, 20 Oktober 2023 | 10:00 WIB
HARI BAIK: Pada hari Wraspati Pon Uye, ada beberapa aktivitas atau kegiatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan, menurut perhitungan Kalender Bali.
HARI BAIK: Pada hari Wraspati Pon Uye, ada beberapa aktivitas atau kegiatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan, menurut perhitungan Kalender Bali.

BALI EXPRESS- Kalender Bali mengulas karakter seseorang menurut hari kelahirannya.

Seperti Jumat 20 Oktober 2023, dalam kalender Bali itu disebut Sukra Wage Uye.

Dikutip dari kalender Bali m.kalenderbali.org, karakter seseorang kelahiran Sukra Wage Uye sebagai berikut :

Dwiwara (Menga): Terbuka.

Triwara (Kajeng): Senang bicara. Boros sehingga sering mendapat kesulitan.

Caturwara (Jaya): Pendiriannya teguh, tetapi suka iri hati sehingga sulit mendapat kesenangan.

Pancawara (Wage):  Senang berbohong. Tidak mau menyadari kekurangan dirinya. Kurang setia kawan. Tetapi suka bekerja dan membangun.

Sadwara (Urukung): Sering lupa. Baik/cocok menjadi pemburu, tetapi jangan sampai merusak hutan.

Saptwara (Sukra):  Pekerjaan yang cocok yaitu bercocok tanam. Pekerjaan yang lain sedikit hasilnya. Susila/sopan-santun, senang bertapa. Tetapi sifatnya malas.

Astawara (Kala): Pikirannya loba/serakah. Senang membuat orang menderita kesusahan.

Sangawara (Erangan):  Bijaksana, tetapi sering marah. Kemarahannya itu sering membuat usahanya gagal. Lambangnya Surya/Matahari.

Dasawara (Pandita): Senang akan kebersihan. Pandai dan bijaksana.

Baca Juga: BRI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Layanan Single Bank Kustodian dan Perlindungan bagi Penerima KUR

Wuku (Uye):  Dewa Kuwera, tindakannya tegas, tak banyak bicara, pandai sekali, tapi ingatannya sering lupa, tutur katanya halus dan menarik, pandai mengambil hati orang. Menghindari persoalan-persoalan yang ruwet, murah hati, rejekinya baik, tapi sangat cemburu.

Lintang (Mengelut): Perilakunya senang menolong sesamanya. Selalu giat bekerja sama serta sangat kuat dengan pendapatnya, sehingga sulit ditentang.

Pembicaraannya agak keras namun terbuka sehingga benar-benar dianggap pelindung oleh keluarganya.

Tanggal (Penanggal 6): Sering pelupa apa yang dipikirkan, agak ceroboh, dan kerjanya agak lambat.

Ekajalaresi (Luwih Bagia):  Amat bahagia.

Pararasan (Laku Pandita Sakti):  Tenang/kalem, enteng perasaanya, cedas/pandai, senang dengan ilmu dukun, kadang kala agak sombong, suka dipuji, dengan perantaraan sastra ia menjadi terkenal.

Pancasuda (Sumur Sinaba): Suka memberi pertolongan, lemah lembut budinya, penyayang, dermawan, iklas beryadnya/berderma.

Pratiti (Wedana): Ahli pertukangan, akan mampu/kaya, sopan pekertinya, suka berderma, mempunyai pikiran bersih.

Berbahaya pada umur 2 hari, 10 hari, 2 bulan, 8 bulan, dan 8 tahun. Meninggal pada pratiti Tresna.

Sebagai pedewasaan cukup baik semua kerabat Lembantunya, menemui sedikit kesulitan, mengalami sedikit pemborosan, pikiran tetap tenang. (*)

 

MOTIVASI UNTUK SISWA: Kepala Sekolah SMPN 2 Glagah Karyono saat mengisi acara maulid Nabi Muhammad SAW
MOTIVASI UNTUK SISWA: Kepala Sekolah SMPN 2 Glagah Karyono saat mengisi acara maulid Nabi Muhammad SAW
Editor : I Made Mertawan
#Kalender bali #Sukra Wage Uye #karakter