Menurut Suhardi, suara dari generasi milenial dan Gen Z sangat penting, mengingat jumlahnya mencapai lebih dari 115 juta jiwa pemilih secara nasional. Di NTB, pemilih generasi ini mencapai 54,04 persen dari total DPT. Hal ini menegaskan bahwa pilihan mereka akan memberikan pengaruh besar pada pemilihan pemimpin.
Dalam konteks partisipasi, penting bagi anak muda untuk aktif terlibat dalam proses demokrasi. Dukungan mereka bisa melalui berbagai cara, mulai dari pencoblosan tanpa golput hingga menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu. Suhardi menyoroti pemanfaatan teknologi oleh generasi muda dalam Pemilu, sebagai kunci untuk memastikan kepercayaan publik terhadap keseluruhan proses pemilihan.
Sebagai pemilih cerdas, anak muda diingatkan untuk memahami program, visi, dan misi calon pemimpin. Keputusan mereka harus didasarkan pada analisis rekam jejak, kompetensi, dan kapasitas calon. Pemilih muda diharapkan mengikuti aktif proses kampanye, mengakses informasi melalui media sosial, dan membuat pilihan berdasarkan pertimbangan matang.
Pentingnya peran Caleg pemuda juga disoroti oleh Suhardi, diharapkan mampu menyajikan ide, visi, dan tawaran konkret. Diskusi tentang permasalahan bangsa dan pembangunan optimisme menjadi fokus utama, mengingat Indonesia akan terus berganti generasi dengan bonus demografi pada tahun 2045.
Togap Simangunsong dari Kemendagri mengajak generasi muda, terutama kaum milenial, untuk turut serta dalam Pemilu 2024. Dominasi generasi milenial dalam partisipasi mencapai 56,45 persen, sebuah angka yang patut mendapat perhatian serius. Partisipasi aktif generasi muda diharapkan membentuk generasi cerdas dalam menggunakan hak suara mereka.
Keterlibatan KPU, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dianggap kunci utama dalam memberikan dukungan kepada generasi muda agar hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak politiknya. Dengan jumlah generasi milenial dan Gen Z mencapai 115,4 juta, peran mereka menjadi penentu arah masa depan bangsa.
Pemilu 2024 menjadi panggung penting di mana generasi muda memiliki peran krusial. Keputusan mereka akan mempengaruhi masa depan negara dan menentukan kualitas pemimpin Indonesia. Terlibatlah secara aktif dalam proses ini, menjadi pemilih cerdas, serta berperan dalam menjaga integritas dan keadilan dalam pesta demokrasi yang akan datang.
Masa depan Indonesia ditentukan oleh hasil Pemilu ini. Kehadiran generasi muda menjadi penentu arah perjalanan negara. Diharapkan kepemimpinan yang terpilih memenuhi harapan masyarakat Indonesia. Semoga keberhasilan Pemilu ini menjadi awal yang baik bagi masa depan cerah bagi bangsa Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Keterlibatan dan peran aktif generasi muda tetap menjadi kunci dalam memperkuat fondasi demokrasi Indonesia.
Oleh: Mayang Dwi Andaru (Kontributor, Lembaga Sadawira Utama)