Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemuda Panca Marga Hormat Terakhir untuk Lanang Rai di Setra Adat Duda

I Putu Suyatra • Senin, 28 Agustus 2017 | 16:40 WIB
Photo
Photo

BALI EXPRESS, AMLAPURA -  Upacara palebon  mantan Wakil Bupati (wabup) Karangasem, I Gusti Lanang Rai dilaksanakan di setra Desa Adat Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Minggu (27/8) kemarin.Di- puput Ida Pedanda Istri Oka Keniten dari Gria Laya Omba, Banjar Pegubugan, Desa Duda. Prosesi itu tidak berbeda dengan palebon pada umumnya. 


Hanya saja, terlihat ada upacara penghormatan terakhir dari Pemuda Panca Marga (P2M). Itu dilakukan sebelum dilakukan upacara adat,  yang dilanjutkan dengan pembakaran jenazah di setra setempat. Pimpinan Daerah (PD) P2M Bali, I Gusti Agung Danil Yunandha Yudha mengatakan, penghormatan dari P2M itu untuk Lanang Rai yang merupakan sesepuh P2M, yang notabene anak seorang pejuang. “Tidak semua P2M dapat penghormatan seperti itu. Beliau salah satu senior, ikut mendirikan Pemuda Panca Marga,” tegas Danil Yudha. 


Semasa hidup, Lanang Rai juga dikenal tokoh P2M yang selalu memompa semangat perjuangan. Politikus Partai Golkar itu juga dikenal sering berpesan agar P2M tetap eksis di Bali. Keluarga besar P2M pun merasa kehilangan sosok panutan tersebut.


 “Setiap ketemu, tidak pernah tidak bicara perjuangan. Kami sangat merasa kehilangan,” imbuh Ketua Dewan Paripurna, AA Nanik Suryani. Lanjut salah seorang anggota P2M Karangasem, Made Hadi Susila, Lanang Rai dikenal sebagai tokoh yang juga getol terhadap organisasi kepemudaan.


“Begitu ada bupati baru (Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri), beliau langsung menghadap agar KNPI Karangsem yang sempat vakum, dihidupkan kembali,” jelas Hasi Susila. 


Upacara palebon kemarin dihadiri sejumlah pentolan Partai Golkar. Yakni Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta. Ada juga Anggota DPR RI dari Partai Golkar, AA Bagus Adhi Mahendra Putra, dan sejumlah politikus Partai Golkar Karangasem. Terlihat juga hadir Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Wisnu Bawa Tenaya. 


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Lanang Rai meninggal dunia Selasa (15/8) lalu. Yang bersangkutan pergi untuk selamanya pada usia 72 tahun, akibat sesak napas sekitar pukul 03.15 Wita.  Padahal, pagi harinya almarhum berencana ikut upacara pelepasan pelacakan rute perjuangan I Gusti Ngurah Rai di Pemutana, Kecamatan Rendang, Karangasem.  

Editor : I Putu Suyatra
#ngaben #karangasem