BALI EXPRESS, TABANAN - Salah satu yang paling ditunggu-tunggu pada kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat (23/2) adalah pelaksanaan quis berhadiah sepeda. Tiga orang masyarakat yang beruntung pun berhak membawa pulang sepeda lengkap dengan stiker bertuliskan ‘Hadiah dari Presiden RI’.
Salah satunya yang mengundang decak tawa adalah seorang gadis asal Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, Ni Luh Putu Pitaloka Laksmi yang ketika itu mengambilkan sertifikat tanah milik pamannya. Saat diminta menyebutkan 7 nama ikan yang ada di Indonesia, gadis itu menyebutkan Ikan Putri Duyung yang sontak membuat Presiden Jokowi dan masyarakat tertawa.
Menurutnya, saat itu ia grogi karena berada di dekat Presiden Jokowi sehingga lupa nama-nama ikan namun tiba-tiba teringat sinetron yang ada ikan duyungnya sehingga ia secara spontan menyebut Ikan Duyung.
“Padahal sebelum naik panggung sudah ingat nama-nama ikannya, tetapi karena berdiri di sebelah Pak Jokowi saya grogi, rasanya seperti mimpi,” ujarnya.
Kendatipun demikian, ia berhasil menyebutkan 7 nama-nama ikan yang ada di Indonesia dan mendapatkan hadiah sebuah sepeda. “Tentu saja senang bisa dapat sepeda, tetapi lebih senang lagi karena bisa berdiri di sebelah Pak Jokowi, salim, dan berfoto, karena Pak Jokowi adalah sosok yang saya kagumi, atas kepemimpinannya,” tegasnya.
Hal serupa disampaikan I Gusti Agung Made Cakra, 60, warga Banjar Taman, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, yang juga mendapatkan hadiah sepeda setelah menyebutkan 7 suku yang ada di Indonesia. Sepeda itu rencananya akan diberikan kepada cucunya.
“Senang dan bangga, bisa bersalaman, bisa mendapatkan hadiah, karena beliau adalah sosok pemimpin yang merakyat,” ujarnya.
Dirinya juga berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas program PTSL yang sudah sangat bermanfaat bagi masyarakat kecil untuk mensertifikatkan tanahnya. “Dan akhirnya tanah saya seluas 430 meter persegi kini bisa disertifikatkan,” tandasnya.
Editor : I Putu Suyatra