Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Program Angka Favorit untuk Raih Tenaga Spiritual

I Putu Suyatra • Sabtu, 10 Maret 2018 | 15:47 WIB
Program Angka Favorit untuk Raih Tenaga Spiritual
Program Angka Favorit untuk Raih Tenaga Spiritual

BALI EXPRESS, DENPASAR - Di dalam praktik yoga, meditasi sering dilakukan dengan cara mengulang-ulang di dalam hati satu mantra tertentu, yang telah diberkati dengan tenaga spiritual  seorang Guru. Bagaimana dengan angka, yang bukan mantra?


Beragam definisi tentang meditasi, ada yang menyebutkan usaha pengalihan pikiran kepada kesadaran yang lebih tinggi dengan tujuan untuk memperluhur jiwa.  Inner power, inner energy untuk inner wisdom demi pencapaian melelapkan diri di dalam Sang Supreme Power, Sang Supreme Wisdom. "Oleh karena itu, kemajuan yang dicapai seseorang perlu diungkap melalui Mauna alias diam. Ia tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata, tulisan-tulisan atau penggambaran lain dalam segala bentuk," papar tokoh spiritual Rasa Acharya Prabhuraja



Darmayasa kepada Bali Express (Jawa Pos Group), pekan kemarin di Denpasar. Menurut penulis puluhan buku dan penerjemah Bhagavadghita ini, meditasi merupakan rahasia dari orang bersangkutan. "Hanya rahasia di antara dia dengan teknik meditasinya, rahasia antara dia dengan tuhan, sebagaimana rahasia antara suami dan istri, rahasia dari rahasia hanya diketahui oleh mereka berdua saja," terangnya.
Meditasi, lanjutnya, merupakan konsentrasi lebih mendalam dan lebih serius untuk pencarian kedalam, mulat sarira



"Siapa pun kita, dengan meditasi kita akan menjadi lebih baik, menuju lebih baik, menemukan yang lebih baik, sesuai dengan tingkat kesadaran dan usaha tulus, tekun serta berketeraturan dari kita. Sederhana, powerful, baru, ditemukan atas perintah niskala demi kesejahteraan umat manusia," ulas pendiri yayasan nirlaba  Dharma Syahbana ini.



Di dalam praktik yoga, lanjut penuntun Meditasi Angka ini, meditasi sering dilakukan dengan cara mengulang-ulang di dalam hati satu mantra tertentu yang telah diberkati dengan tenaga spiritual oleh seorang Guru. Dan, dengan mengulang-ulang mantra tersebut, kekuatan spiritual yang luhur dan suci akan hadir di dalam diri siswa meditasi untuk memurnikan jiwanya. Bagaimana dengan Meditasi Angka yang justru menggunakan angka, bukan mantra?



Dikatakan murid tunggal maestro kundalini India, Acharya Kamal Kishore Goswami, Meditasi Angka adalah sebuah metode mengendalaikan pikiran dan mendapatkan tenaga spiritual melalui media angka.
Diakuinya, banyak orang telah mengenal meditasi dan beberapa orang telah mendalaminya. Ketika seseorang bermeditasi, lanjutnya,mereka bertanya apa objeknya, lalu bagaiamana objek itu membantu dalam  mendapatkan ketenangan? Dijelaskannya, kalau diklasifikasikan ada dua jenis objek yang dijadikan media dalam memusatkan perhatian dalam meditasi, yaitu cahaya dan suara.  Cahaya berhubungan dengan bentuk dan warna, segala objek yang berbentuk dan berwarna bersumber dari cahaya. Kemudian suara, segala bunyi-bunyi merupakan bentuk dari suara, baik itu terdengar maupun tidak terdengar. Meditasi dengan media suara ada bermacam-macam, yaitu bisa doa, bija mantra, kata-kata harmonis, suara batin dan lainnya.  "Dari kedua objek ini beberapa orang tidak begitu mengenal ada angka yang secara ajaib mengatur alam semesta ini. Angka adalah Tuhan wujud power sebagai pengatur alam semesta.  Angka telah meresap dalam segala ciptaan dan tanpa disadari, angka tidak bisa dilepaskan dari kehidupan. Segala sesuatu diatur oleh angka," tutur pria kelahiran Padangtegal, Ubud, Gianyar ini.



Lantas, bagaimana kita mengenalinya bahwa angka telah meresap di setiap kehidupan?
Menurut Darmayasa, hidup kita adalah angka, lahir, tahun, jam, menit, nomor rumah, telepon, berat, dan lainnya, yang segalanya berkaitan dengan angka secara langasung.



Untuk membuat pesawat terbang, mobil, dan segala peralatan semua menggunakan perhitungan dan perhitungan ini menentukan hidup dari segala sesuatu. Segala perhitungan pastilah menggunakan angka.



"Begitu banyak hal secara material diatur oleh angka, namun kita tidak menyadari bahwa angka juga merupakan media yang dapat mengantarkan kita menuju pencapaian kesadaran murni, cinta kasih spiritual, " urainya.



Seorang yang ahli dalam menggunakan angka, lanjutnya, dapat menuai keberhasilan secara material, bahkan angka juga dapat memenuhi tujuan-tujuan rohani.


Ditambahkannya, dalam Bahasa Sanskerta, angka disebut dengan aksharam yang artinya sesuatu yang tidak dapat dimusnahkan atau dihilangkan. Sesuatu yang tidak dapat dihilangkan adalah sesuatu  yang bersifat kekal. Sifat kekal hanya dimiliki oleh Tuhan, dan hanya sesuatu yang kekal saja yang bisa digunakan untuk terhubung dengan kekekalan. Karena angka adalah kekal, lanjutnya, tentu angka merupakan sesuatu hal yang sangat mungkin untuk dijadikan media dalam mencapai kekekalan, yaitu spiritual. Diakuinya, simbol untuk menentukan angka pasti berbeda-beda  dalam setiap bahasa dan daerah, namun maksud dari angka itu sama. Misalnya, angka 1 di manapun angka 1 tetaplah 1, walaupun disebut dengan bahasa berbeda, seperti eka, one, siki, siji, dan sebagainya.



Dijelaskan Darmayasa, pikiran atau citta pada dasarnya sangat tenang, damai, dan stabil. Kemudian karena adanya perubahan-perubahan yang disebabkan oleh keinginan yang muncul dari kegelapan batin, maka pikiran terikat dengan objek-objek keinginan yang sulit dikendalikan.


"Pikiran memerlukan objek yang sederhana untuk kembali stabil. Angka adalah sesuatu yang sangat sederhana, tetapi sangat ampuh untuk mengontrol keadaan pikiran yang dipenuhi dengan segala objek keinginan," ulasnya.


Ketika ada objek sederhana seperti angka, lanjutnya, maka segala objek ini akan terserap ke dalam angka yang dipilih oleh seseorang dalam bermeditasi. Selain itu, angka merupakan objek yang universal dan dapat dipahami oleh semua orang dalam berbagai kalangan. Pikiran manusia yang semakin lelah karena semakin banyak yang diingat, berbagai persoalan dalam pikiran, dan mudah mengalami kebingungan, tentu sangat sulit  untuk mendapatkan daya-daya konsentrasi. Salah satu istilah dalam yoga sutra adalah ekagrata pikiran yang terpusat ke dalam diri. Ekagrata inilah merupakan awal seseorang mendapatkan ketenangan dalam meditasi. Eka sendiri berarti 1 (satu) yang menunjuk angka, dan kata 1 ini menunjukkan maksud terpusat. Selain mengatur kehidupan, angka juga dapat mengontrol pikiran. Sebagai objek yang sederhana dan penuh energi, maka angka adalah pilihan tepat dalam bermeditasi. 


Beberapa orang memahami Tuhan karena Tuhan adalah yang maha menarik dari segala apa pun.  Tuhan adalah Yang Mahakuasa, kedua Tuhan adalah Yang Utama, Mahatahu, Mahapencipta, Mahapemelihara, Mahapelebur, Mahameresap, Mahaada,  tidak pernah gagal, dan sempurna. 


"Namun dalam kemaha-menarikan Tuhan, kita tidak bisa memahaminya. Mungkin kita juga tidak tahu Tuhan semenarik itu. Tetapi bagi orang-orang yang dapat menyaksikan kemahamenarikan Tuhan, walaupaun hanya 1 saja dari 9 kemahamenarikannya,maka orang itu bisa memahami bahwa Tuhan adalah pemberi kebahagaian sejati. Demikian juga angka merupakan sesuatu yang menarik dan penuh rahasia.


"Seseorang memang memerlukan suatu metode untuk menguak rahasia dari angka ini ketika seseorang memahami 1 saja dari kemenarikan dan keajaiban angka, maka mereka akan mengerti bahwa angka  sangat layak dan  bahkan paling utama dapat mengantarkan seseorang menuju pencapaian spiritual.Setelah itu, angka menjadi sangat menarik bagi orang yang memahamainya," bebernya.
Ditegaskannya, tidak ada pantangan dalam mempraktikkan Meditasi Angka. Jika ada yang hendak berpantang hindari makan daging sapi. Jangan pernah menyakiti yang lain dengan pikiran, perkataan, dan badan. 

Editor : I Putu Suyatra