DENPASAR, BALI EXPRESS - Kemarau panjang masih melanda Indonesia. Dari data Climate Early Warning System' (CEWS) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, hampir seluruh Pulau Jawa dan Bali Nusra mengalami hari tanpa hujan (HTH).
Dodo Gunawan, selaku kepala Informasi Perubahan Iklim BMKG mengakui, saat ini Indonesia sedang masuk puncak musim kemarau. Menurut Dodo, musim hujan di Indonesia bervariasi datangnya. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih, sekalipun sedang kesulitan. Hal ini karena kualitas air yang buruk dapat berdampak kepada kesehatan secara langsung.
Kekeringan yang melandai beberapa wilayah Indonesia juga di alami di Pulau Bali. Beberapa kabupaten di Pulau Bali seperti Karangasem, Bangli, dan Buleleng sangat membutuhkan air bersih karena dampak kemarau panjang.
Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Bali sudah mendapatkan informasi dari BPBD Bali tentang kondisi masyarakat yang membutuhkan air bersih sejak bulan Juli.
Mendapatkan informasi tersebut, Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Bali terus-menerus melakukan distribusi air bersih kepada masyarakat Bali yang membutuhkan air bersih.
“Distribusi air bersih tersebut merupakan bantuan dari kalangan Masyarakat maupun mitra yang sudah bekerjasama dengan kita,” paparnya.
Kalangan yang membatu adalah Masyarakat Relawan Indonesia Bali yang melakukan aksi Pengalangan dana di Car Free Day Renon. Tidak luput juga kalangan komunitas, pelajar dan perusahan ikut melakukan penggalangan dana di lingkungan sekolah atau di komunitas nya.
Pelajar, komunitas, dan perusahan yang ikut memberikan donasi untuk masyarakat yang membutuhkan air bersih yaitu Garuda Billingual School, SMA Al Banna, SMK N 1 Kuta Selatan, MI Kalifa Nusantara, Al Azhar Syifa Budi Bali, Harapan Mulia , Ra Alam Jamur, Mi Alam Jamur, MTs Alam Jamur, Mi Tunas Bangsa, SMP Muhammadiyah Singaraja, Komunitas Muslim Nusa Dua Hotels, Komunitas HSAP, Liqo Az-Zahra, MTs Al-Ma'ruf dan MS GLOW.
“Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Bali tidak pernah berhenti memberikan informasi ke pelajar, komunitas, dan perusahan untuk mengetahui kondisi masyarakat yang membutuhkan air bersih,” ungkap Rian Indra MarKom Bali.
Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Bali sudah melakukan distribusi air sebanyak 210.000 Liter kepada masyarakat Karangasem, Buleleng, dan Bangli.
"Kepada masyarakat yang bingung memberikan donasi ataupun ingin ikut implementasi air bersih ke masyarakat, bisa langsung datang ke kantor Aksi Cepat Tanggap di Jln. Waturengong, No. 160, Denpasar, Bali, atau tlp. 0811-3951-818 untuk informasi lebih jauh, " tambahan dari Rian Indra.
Editor : Nyoman Suarna