Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tim DVI Polda Bali Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat Jatuh

I Putu Suyatra • Rabu, 13 Januari 2021 | 04:44 WIB
Tim DVI Polda Bali Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat Jatuh
Tim DVI Polda Bali Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat Jatuh


DENPASAR, BALI EXPRESS - Tim DVI Polda Bali mengambil sampel DNA orang tua dari Mia Zet Wadu, Pramugari Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu setelah lepas landas dari Jakarta menuju Pontianak. Pengambilan DNA dari Zet Wadu dan Ni Luh Sudarni, dilakukan pada Selasa (12/1) di rumah duka Jalan Tirta Gangga, Renon, Denpasar.



Kasubdit Dokpol Biddokkes Polda Bali AKBP dr.I Nyoman Gustama yang datang bersama tim DVI ke rumah duka menyampaikan pengambilan sampel DNA kedua orang tua Mia merupakan tugas dari Pusdokkes Polri Jakarta.



"Kami dari DVI Polda Bali ditugaskan, berdasarkan koordinasi dari Laboratorium DNA pusat, kami ditugaskan untuk mengambil sampel DNA kedua orang tua Mia untuk nanti diperiksa di RS Polri Jakarta oleh tim DVI," jelas Gustama.



Sampel DNA yang diambil oleh tim DVI adalah DNA bukal Swab yang diambil dari busa mulut dan juga DNA darang kering dari kedua orang tua korban. "Nanti DNA ini digunakan untuk mencocokkan jenazah korban pesawat Sriwijaya Air, kami ambil DNA busa mulut dan darah kering, setelah ini akan dikirim ke Jakarta," jelasnya lagi.



Selain itu, Biddokkes Polda Bali juga melakukan pendampingam psikis terhadap keluarga korban yang sedang dirundung duka. Kabag Psikologi Biro SDM Polda Bali AKBP Novian Susilo yang mendampingi keluarga menjelaskan telah mulai mendampingi korban sejak Senin (11/1) dengan memberikan pendampingan psikologi terhadap keluarga korban terutama orang tua dan kakak Mia.



"Kami hadir di keluarga korban untuk memberikan dukungan, rasa duka mendalam sudah pasti dirasakan keluarga, kecemasan. Kami memberikan trauma healing untuk memastikan kondisin keluarga baik secara fisik maupun psikis," tandas Novi.



Psikolog secara periodik akan terus mendampingi keluarga Mia untuk memastikan, Novi menjelaskan dalam kondisi berduka atau kehilangan, beberapa kondisi akan terjadi seperti kesedihan, kecemasan, sulit tidur. "Itu bisa menjadi akumulasi, oleh sebab itu kami hadir untuk membantu mengurai hal tersebut," jelas Novi.



Sementara itu Zet Wadu, ayah dari Mia mengatakan masih terus menunggu kepastian kabar dari tim DVI yang sedang memeriksa puluhan kantong jenazah. "Apapun kondisinya kami akan terima," tutur Zet Wadu.



Zet Wadu juga menyampaikan terimakasihnya terhadap tim DVI Polda Bali dan pihak Sriwijaya Air yang telah memudahkan keluarga dengan mengambil sampel DNA di rumah. "Kami ucapkan terimakasih kepada tim DVI yang sudah datang, termasuk juga pihak Sriwijaya Air yang intens komunikasi dengan kami," tutupnya.



Suasana di rumah duka masih didatangi oleh kerabat korban, semua keluarga masih menunggu kepastian Identifikasi terhadap jenazah Mia.  



Editor : I Putu Suyatra
#bali #denpasar