Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ngaku Sakit Hati, Pelaku Pembacokan di Batubulan Ungkap Fakta Mengejutkan

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 25 Januari 2022 | 20:46 WIB
MENYESAL : Pelaku I Nengah Wanta, 36, saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukawati, Selasa (25/1). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)
MENYESAL : Pelaku I Nengah Wanta, 36, saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukawati, Selasa (25/1). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)
BALI EXPRESS, GIANYAR - Pelaku pembacokan di Jalan Pasekan, Nomor 16 tepatnya di Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, I Nengah Wanta, 36, mengaku menyesal atas perbuatanya yang telah membacok Jupriyadi, 36, pria yang diduga berselingkuh dengan istrinya, dan menusuk sang istri, Kadek Setyawati, 29, Senin malam (24/1).

 

Pria asal Banjar Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung yang tinggal di Perum Candra Ayu 1 No 1 C Banjar Tubuh, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar itu pun saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukawati. Seizin Kapolsek Sukawati, Kompol I Made Ariwan, P. , Selasa (25/1), awak media pun diberikan bertatap muka langsung dengan palaku. Pelaku I Nengah Wanta terlihat tak berdaya, ia pasrah dan raut wajahnya menunjukkan penyesalan atas perbuatannya yang membuat korban Jupriyadi tewas. Ia  meyakini jika Jupriyadi yang sehari-hari berjualan ayam potong di dekat konter pulsa milik istrinya selama ini memiliki hubungan spesial dengan sang istri yang telah mengkharuniai dirinya seorang anak.

 

Kepada awak media, Wanta menuturkan jika kecurigaan bahwa istrinya berselingkuh muncul sejak sebulan lalu. Dimana ketika itu istrinya kedapatan sedang membahas seks dengan pria yang diduga selingkuhanya.  "Selingkuhan istri saya itu dikamarnya depan kos, dan istri saya ke WC yang akan di konter,” ujarnya.

 

Ia pun berusaha mendapatkan bukti, diantaranya dengan merekam percakapan istrinya dengan pria selingkuhanya. Pelaku menyembunyikan HP untuk merekam percakapan sang istri dengan pria selingkuhannya di konter HP tersebut. "Dia (istri pelaku) itu kalau video call bisa memperlihatkan ny*ny*k, dan p*p*knya dari tempatnya duduk. Itu dari rekaman yang saya dengar," imbuh pelaku.

 

Selain itu, Wanta hampir menangkap basah istrinya saat berselingkuh. Namun sang istri berhasil berkilah lantaran di konter tersebut ada dua pintu yakni dibelakang konter dan di dagang capcay yang ada disebelahnya. "Jadi baru saya masuk ke konter pintu belakang ditutup. Tiba-tiba di warung capcay sebelah yang awalnya 3 orang jadi  4 orang. Dan istri pedagang capcay seperti menutupi hal itu,” sebutnya.

 

Parahnya lagi, kata Wanta sebelum peristiwa tersebut sang istri sudah tiga kali ketahuan selingkuh. "Pertama kali tahun 2009, dia selingkuh dengan orang Surabaya namanya Jul. Dia ketangkap basah di sebuah kamar hotel di Jalan Nusa Indah. Karena dia dianggap keponakan sama ibu saya, dia mohon-mohon agar bisa kembali sama saya," ujarnya sambil berkaca-kaca.

 

Hal itu pun membuat Wanta sempat frustasi 2009  sehingga ia sering pergi ke kafe-kafe dengan tujuan membuat sang istri jera. Namun nyatanya hal itu tidak terwujud. “Setelah itu saya berubah, tapi dia masih saja begini. Sekarang saya  sangat menyesal, menyesal sekali," tandasnya sembari mengatakan jika ia tak menyangka jika korban Jupriyadi meninggal dunia lantaran kehabisan darah setelah dibacok olehnya.

 

Diberitakan sebelumnya bahwa seorang pria bernama I Nengah Wanta, 36, asal Banjar Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, yang tinggal di Perum Candra Ayu 1 No 1 C Banjar Tubuh, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, nekat menganiaya istri serta pria yang diduga selingkuhan istrinya dengan menggunakan senjata tajam, Senin petang (24/1). Akibatnya pria yang diduga selingkuhan sang istri, Jupriyadi, 36, asal Banyuwangi meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit setelah mendapatkan luka bacokan sabit pada punggung. Sedangkan sang istri, Ni Kadek Setyawati, 29, harus dirawat intensif lantaran mengalami puluhan luka tusukan. Pelaku diduga sakit hati lantaran sang istri diduga berselingkuh dengan korban Jupriyadi.

 

Peristiwa itu terjadi didepan konter pulsa milik korban Setyawati (Setia Cell 2) di Jalan Pasekan No 16, Banjar Kapal, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Editor : I Dewa Gede Rastana
#selingkuh #pembacokan #suami tikam istri #sakit hati #menyesal