Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi menerangkan peristiwa bermula ketika Staf Coffee Shop bernama Kadek Ariani, 24, menggunakan kompor gas untuk memanaskan minyak pada panci deep friyer (penggorengan dengan banyak minyak) sekitar pukul 08.30. Kemudian wanita itu meninggalkan kompor tetap dalam kondisi hidup untuk melayani konsumen.
Usai melayani konsumen, saksi lantas mematikan kompor tersebut. Selanjutnya dia pun membuka tutup deep friyer. Tanpa diduga ada api yang menyembur dari kompor gas. "Semburan api ini cukup besar, bahkan sampai menyambar bangunan tempat itu," tuturnya.
Ariani serta pengunjung Coffee Shop yang melihat hal ini bergegas coba memadamkan api dengan alat seadanya. Akan tetapi, kobaran api tetap saja cepat membesar. Bahkan, dalam kebakaran itu terdengar sebanyak tiga kali ledakan yang berasal dari tabung gas.
Sehingga, staff Coffee Shop segera menghubungi pemilik bernama Kevin Cassius Candra, 25, dan melaporkan ke BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. Selang sepuluh menit kemudian sebanyak lima unit mobil Pemadam Kebakaran BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi.
Akhirnya pukul 09.15 , api dapat dipadamkan seluruhnya. Namun, si jago merah telah menghanguskan sebagian bangunan yakni bagian dapur beserta peralatannya, peralatan Bar, mesin kopi, meja dan kursi, hingga sound system. "Total kerugiannya ditafsir mencapai Rp 500 juta," ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Polsek Denpasar Timur pun tengah mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. Editor : I Dewa Gede Rastana