Di antara perguruan spiritual yang dikunjungi adalah Perguruan Tenaga Dalam Muntig Siokan di Desa Bet Ngandang, Sanur. Menurut Ki Edi Alhikmah Banten, hubungan baik dengan Perguruan Muntig Siokan telah lama terjalin. Selain menekuni bidang yang sama, juga memiliki visi yang sama dalam menjaga persatuan NKRI.
“Saya sudah sering datang ke Perguruan Muntig Siokan, karena saya anggap sebagai saudara dekat saya di Bali. Selain untuk berbagi pengalaman di bidang spiritual, terutama pengobatan, juga dalam rangka mencegah paham radikalisme dan menjaga kesatuan NKRI,” tuturnya seraya menambahkan, Perguruan Muntig Siokan juga kerap mengirim muridnya untuk mendalami spiritual kepada Ki Edi di Cilegon Banten.
Tak hanya Perguruan Muntig Siokan, pendiri Yayasan Darul Hikmah Albantani ini juga mengunjungi rekan dan anak didiknya yang ada di Bali.
Untuk diketahui, Ki Edi merupakan pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah Albantani yang getol mendidik generasi muda Islam yang unggul, melahirkan para Hufadz dan Hufadzoh (Penghafal Al-Qur’an) agar memiliki kualitas iman dan takwa yang tangguh, berakhlak mulia, berilmu pengetahuan yang luas serta mampu mengikuti kemajuan teknologi, cerdas dan terampil, berwawasan kebangsaan serta berbakti kepada masyarakat, bangsa dan negara yang diridhoi Allah SWT
Selain sebagai penekun spiritual, dia juga menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang berbasis ilmu agama Islam yang bersumber pada Al Qur’an dan Hadist di samping ilmu pengetahuan sains dan teknologi.
Dia menyelenggarakan pendidikan di pondok pesantren dalam rangka internalisasi nilai-nilai ke-Islaman dan membentuk kepribadian muslim dan muslimah yang beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia, hormat menghormati dan peduli terhadap sesama umat manusia. Selain itu juga menyelenggarakan kursus-kursus atau keterampilan yang bersifat praktis dalam bidang informasi dan teknologi. Editor : Nyoman Suarna