Saat melayat, Bupati Suwirta pun memberikan motivasi kepada anggota keluarga Ni Wayan Supini agar tetap semangat dan tabah menghadapi cobaan ini. “Saya turut berdukacita yang mendalam. Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan, dan keluarga diberikan ketabahan dan upacara berjalan lancar,” ujar Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta juga mengingatkan agar para Pekerja Migran Indonesia (PMI) khususnya berasal dari Klungkung tetap semangat dan jangan khawatir. Karena ini tentu adalah musibah yang tidak diinginkan. “Yakinlah bahwa dimana pun kita berada, dan yang paling terpenting mari berdoa. Sehingga dimanapun tempat kita bekerja, selalu dalam keadaan sehat walafiat. Baik-baik bawa diri, selalu waspada, bekerja dengan maksimal, dan yakinlah Tuhan akan selalu melindungi kita dimanapun kita berada,” pesan Bupati Suwirta.
Suami Ni Wayan Supini, Nyoman Ranten, 50, pun mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan subtikan semangat dari Bupati Suwirta ditengah-tengah suasana duka yang saat ini ia alami. Ia mengatakan, istrinya baru pertama kali bekerja sebagai spa terapis di Turki.
Ibu yang dikaruniai tiga orang anak tersebut diberangkatkan pada Juli 2022 lalu. Rencananya jenazah istrinya akan dipulangkan pada 22 Februari 2023 dan upacara penguburan akan dilaksanakan pada 10 Maret mendatang. “Terimakasih Bapak Bupati yang sudah hadir langsung dan memberikan semangat,” ucapnya. (nan)
Editor : I Komang Gede Doktrinaya