Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Konsumen Diprediksi Bertambah, Pengguna Mobil Listrik Bisa Ngecas dari Rumah

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 13 April 2023 | 22:23 WIB
PROGRAM; Pemasangan fasilitas home charging di rumah konsumen PLN. (ISTIMEWA)
PROGRAM; Pemasangan fasilitas home charging di rumah konsumen PLN. (ISTIMEWA)
DENPASAR, BALI EXPRESS - Pemerintah kini tengah gencar mendorong penggunaan kendaraan listrik. Untuk membantu memfasilitasi, PT PLN (Persero) menawarkan Program Super EVeryday yang diperuntukkan bagi pemilik mobil listrik yang akan memasang home charging di rumah.

 

Layanan pasang baru listrik untuk home charging ini memungkinkan pemilik mobil listrik untuk melakukan pengisian daya kendaraan listrik secara mudah dan nyaman yang terpisah dari instalasi listrik di rumah. PLN mendorong pemilik kendaraan mobil listrik untuk memasang home charging di rumah demi alasan kepraktisan untuk memberikan keleluasaan bagi pelanggan, untuk mengisi ulang di rumah saat kendaraan tidak terpakai, sehingga tidak perlu mengandalkan pengisian ulang daya di SPKLU.

 

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali, I Wayan Udayana mengatakan, sejak tahun 2022 hingga Maret 2023, program ini telah dinikmati oleh 43 pemilik mobil listrik. Angka ini ia prediksi akan bertambah seiring meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

 

Ia pun menjelaskan dengan mengajukan pasang baru khusus home charging, pemilik mobil listrik dapat lebih mudah mengukur pemakaian dengan lebih presisi dan tidak tercampur dengan pemakaian listrik sehari-hari di rumah.

 

“Pelanggan yang mengajukan pemasangan baru untuk home charging akan dilayani dengan program Super EVeryday sehingga jauh lebih murah dengan kisaran biaya Rp 850 ribu hingga Rp 3,5 juta, yang jika dibandingkan dengan harga normal dapat mencapai Rp 14,6 juta,” katanya, Kamis (13/4).

 

Udayana menyebutkan tak hanya diskon untuk penyambungan baru khusus home charging saja, namun diskon pemakaian juga diberikan sebesar 30 persen bagi pelanggan yang menggunakan home charging pada pukul 22.00 Wita hingga 05.00 Wita.

 

“Program ini sudah diluncurkan sejak 2022, dan diperpanjang kembali hingga 31 Desember 2023, dan menjadi insentif dari PLN agar masyarakat makin tergugah untuk memiliki mobil listrik,” ungkapny.

 

Syaratnya pengajuannya, jelas dia, pelanggan akan diminta beberapa dokumen pendukung. Diantaranya, faktur pembelian atau STNK, dokumen kepemilikan peralatan home charging, KTP, NPWP, SLO, keterangan lokasi, dan nomor yang dapat dihubungi.

 

Salah seorang pemilik mobil listrik di Badung, Herdy, mengatakan, memakai mobil listrik ini banyak keuntungannya tapi yang paling utama adalah irit. “Responnya cepat dan terorganisir, selain itu PLN juga memberikan edukasi untuk menggunakan PLN Mobile saat melakukan pengisian daya listrik,” komentarnya Editor : I Dewa Gede Rastana
#konsumen #Pengguna Mobil Listrik #Diprediksi Bertambah #dari rumah #Bisa Ngecas